BeritaKabupaten Bintan

Hadiri Seminar PKN Tingkat II, Bupati Bintan Jadi Mentor Proyek Perubahan #MenjangkauSemua: Desa Melek Digital

29
Bupati Bintan, Roby Kurniawan jadi mentor dalam Seminar Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk. II) Angkatan XXVIII BPSDM Jawa Tengah Tahun 2026
Bupati Bintan, Roby Kurniawan jadi mentor dalam Seminar Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk. II) Angkatan XXVIII BPSDM Jawa Tengah Tahun 2026. (f/pemkab)

Mjnews.id – Bupati Bintan, Roby Kurniawan hadir dalam Seminar Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk. II) Angkatan XXVIII BPSDM Jawa Tengah Tahun 2026.

Roby bertindak sebagai Mentor bagi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bintan, Mohammad Ami Roffian yang menjadi peserta dalam PKN II kali ini.

ADVERTISEMENT

Bupati Roby menyampaikan apresiasi terhadap proyek perubahan yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan serta tantang yang ada di Bintan. Sebagai wilayah yang terbentuk dari gugusan pulau, Bintan memerlukan pemerataan akses teknologi yang selanjutnya juga diiringi dengan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan menggunakan teknologi tersebut.

“Apresiasi untuk Plt Kadis Kominfo sebagai peserta PKN II, atas kerja keras dan semangat luar biasa yang kemudian melahirkan gagasan-gagasan inovatif. Semoga proyek perubahan ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah dalam mewujudkan visi Bintan Juara” kata Roby usai Seminar, Jumat (02/10/2026) di Gedung Seminar Merapi, BPSDM Jawa Tengah, Kota Semarang.

Dalam Seminar tersebut, Ami Roffian mengusung Proyek Perubahan (Proper) yang menggagas #MengjangkauSemua: Desa Melek Teknologi, Membangun Bintan dari Desa. Laporan Proper ini menjelaskan bahwa Desa sekali pun harus lebih siap menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, pelayanan Pemerintahan maupun untuk pengembangan potensi Desa.

“Proper ini tidak hanya berbicara tentang menyediakan akses dan jaringan internet. Yang ingin dibangun adalah Desa yang memiliki ases teknologi digital dengan masyarakat yang juga mampu menggunakan teknologi,” terang Ami.

Sebagai tahapan awal, Proper ini akan dilaksanakan di tiga Desa, yakni Desa Numbing, Desa Mapur dan Desa Malang Rapat. Tiga Desa ini menjadi lokasi percontohan untuk melihat kebutuhan nyata di lapangan, mulai dari kondisi jaringan, volume kebutuhan akses internet hingga kesiapan Pemerintah Desa itu sendiri.

(*/isb)

Exit mobile version