Mjnews.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung resmi ditutup Bupati Dr. Benny Dwifa Yuswir, S.STP., M.Si., di Masjid Gadang Nurul Huda Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Sabtu (17/10/2026). Kecamatan Kamang Baru berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 56 poin.
Dalam arahannya, Bupati Benny Dwifa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-42.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta dan antusiasme masyarakat menunjukkan kuatnya kecintaan terhadap Al-Qur’an di Kabupaten Sijunjung.
“MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi momentum penting untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus menjadi wadah penyaluran prestasi bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Benny menegaskan, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten perlu dipertahankan sebagai agenda pembinaan berjenjang untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen mendukung pembinaan melalui pondok pesantren, rumah tahfiz, dan pengembangan kemampuan para kafilah.
Ia juga berpesan kepada para juara agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan. Sementara itu, peserta yang belum berhasil meraih juara diminta tetap bersemangat dan menjadikan hasil perlombaan sebagai motivasi untuk berlatih lebih baik.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Sijunjung sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Iraddatillah, S.Pt, MM berharap syiar Islam semakin berkembang, kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an semakin kuat, serta lahir generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Menurutnya, selain sebagai sarana syiar Islam, MTQ juga menjadi ajang evaluasi dan seleksi untuk mempersiapkan kafilah terbaik Kabupaten Sijunjung menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2027 mendatang.
“Sebagai tindak lanjut, para peserta yang meraih juara akan dipersiapkan mengikuti pemusatan latihan atau training center guna meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi,” tuturnya.
Dikatakan Ketua LPTQ, untuk MTQ ke-43 tahun depan tuan rumah yakni Kecamatan IV Nagari.
“Jadikan penetapan ini sebagai awal persiapan lebih dini agar penyelenggaraan tahun berikutnya berjalan lebih baik dan mampu meningkatkan kualitas pembinaan peserta,” tegasnya.












