Pengembangan pariwisata ramah Muslim
Sementara Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Andy Setyo Biwado menyoroti pentingnya pengembangan pariwisata ramah Muslim untuk meningkatkan daya saing daerah.
Menurutnya, persaingan antardaerah dalam menarik wisatawan menuntut Sumbar terus meningkatkan kualitas program, fasilitas, dan layanan agar mampu memenuhi kebutuhan wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi sektor pariwisata.
Penguatan ekonomi syariah melalui pesantren dan pengembangan pariwisata halal membutuhkan dukungan lintas sektor agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Melalui kepengurusan baru IAEI Sumbar, kolaborasi pemerintah, akademisi, pesantren, lembaga keuangan, dan pelaku usaha diharapkan semakin terarah dalam menghasilkan kajian, rekomendasi, dan program konkret bagi penguatan ekonomi syariah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(adpsb)












