BeritaParlemenSumatera Barat

Ketua DPRD Sumbar Ajak Pelajar Hargai Guru dan Perkuat Budaya Literasi

34
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi hadiri kegiatan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA negeri dan swasta Angkatan ke-5
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi hadiri kegiatan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA negeri dan swasta Angkatan ke-5. (f/ist)

Mjnews.id – Guru memiliki peran besar dalam menentukan masa depan generasi muda. Tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, guru juga menjadi pembimbing yang membantu siswa membangun karakter, mengembangkan potensi, serta mengarahkan langkah untuk meraih cita-cita.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, saat menghadiri kegiatan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA negeri dan swasta Angkatan ke-5, Selasa (3/11/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan itu, Muhidi mengajak para pelajar untuk menghargai peran guru dan memanfaatkan kesempatan belajar di sekolah dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, kesuksesan tidak bisa diraih tanpa ilmu pengetahuan, sementara guru merupakan salah satu sumber utama dalam memperoleh ilmu dan membangun kemampuan diri.

“Kalau ingin sukses, kita harus punya ilmu. Setiap pergi ke sekolah, niatkan untuk menambah ilmu. Pemerintah sudah menyiapkan guru di sekolah, maka datanglah, belajar, dan dengarkan apa yang disampaikan guru,” ujar Muhidi.

Ia menegaskan, proses meraih cita-cita membutuhkan bimbingan dari orang-orang yang memiliki pengalaman dan keahlian. Karena itu, keberadaan guru tidak bisa dipisahkan dari perjalanan pendidikan seorang siswa.

Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar di ruang kelas, melainkan sosok yang membantu peserta didik mengenali potensi, mengembangkan kemampuan, dan menemukan jalan menuju masa depan yang diimpikan.

“Orang tidak akan sukses dalam belajar kalau tidak ada guru. Jika ingin menjadi ilmuwan, harus ada guru. Kalau ingin menjadi pengusaha, ada mentor. Atlet membutuhkan coach, dan dalam politik ada suhu yang membimbing,” katanya.

Muhidi juga mengingatkan para siswa agar selalu menghormati guru serta memperhatikan setiap nasihat dan arahan yang diberikan. Sebab, ketulusan seorang pendidik tercermin dari kesungguhannya membimbing anak didik agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

“Guru yang ikhlas adalah guru yang mampu membimbing. Karena itu, hormati guru dan dengarkan baik-baik apa yang disampaikan. Dari guru kita mendapatkan ilmu dan arah untuk melangkah,” ungkapnya.

Selain menghargai guru, Muhidi menilai kemampuan literasi menjadi salah satu modal penting bagi pelajar untuk menghadapi tantangan masa depan. Ia mendorong siswa membudayakan membaca, memperluas wawasan, serta membiasakan diri berpikir kritis dan logis.

Exit mobile version