BeritaKota Payakumbuh

Subuh Berjamaah Pemko Payakumbuh Serap Aspirasi Warga Nunang Daya Bangun

16
Program Subuh Berjamaah Pemko Payakumbuh kunjungi Masjid Makmur, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat
Program Subuh Berjamaah Pemko Payakumbuh kunjungi Masjid Makmur, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat. (f/pemko)

Mjnews.id – Program Subuh Berjamaah kembali menjadi instrumen andalan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk menjemput aspirasi warga sekaligus mempererat silaturahmi. Pada edisi Selasa (3/11/2026), agenda turun gelanggang ini menyasar jamaah Masjid Makmur, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda memimpin langsung lawatan tersebut bersama Asisten III, Staf Ahli Wali Kota, dan jajaran kepala dinas.

ADVERTISEMENT

Usai menunaikan ibadah, Rida memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog dan menyerap langsung keluhan warga. Ia menegaskan bahwa komunikasi dua arah di luar forum formal kepemerintahan sangat krusial untuk memastikan arah pembangunan kota benar-benar presisi dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Melalui kegiatan Subuh Berjamaah ini, kita ingin membangun silaturahmi yang lebih erat. Pemerintah tidak hanya hadir dalam kegiatan formal, tetapi juga wajib hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi harapan, masukan, dan kebutuhan warga,” ujar Rida Ananda di hadapan para jamaah.

Dalam kesempatan itu, Rida juga memberikan apresiasi khusus atas komitmen warga yang sukses mempertahankan status Kelurahan Nunang Daya Bangun sebagai kawasan Bersinar (Bersih dari Narkoba). Predikat ini dinilai sebagai perwujudan nyata kepedulian komunal dalam membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Semangat Nunang Daya Bangun Bersinar harus terus kita jaga bersama. Peran aktif masyarakat sangat vital dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, sehingga anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing,” tambahnya.

Melalui pendekatan dialogis yang berbalut nilai keagamaan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap dapat terus mengikis sekat birokrasi dan melahirkan solusi-solusi taktis atas setiap persoalan yang berkembang di akar rumput.

(MC)

Exit mobile version