BUMN

Berhasil Transformasikan BUMN, Erick Thohir Jadi Minister of The Year

161
×

Berhasil Transformasikan BUMN, Erick Thohir Jadi Minister of The Year

Sebarkan artikel ini
Erick Thohir Dinobatkan Jadi Minister Of The Year
Menteri Bumn, Erick Thohir Dinobatkan Jadi Minister Of The Year. (F/Bumn)

JAKARTA, Mjnews.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir didaulat sebagai Minister of the Year oleh CNBC Indonesia. Erick dinilai berhasil melakukan gebrakan reformasi dan transformasi di tubuh BUMN menjadi semakin profesional, transparan, dan akuntabel. 

“Terima kasih Pak Chairul Tanjung (Chairman CT Corp) dan CNBC Indonesia yang mempercayakan penghargaan ini kepada saya. Tentu ini hasil kerja para direksi dan komisaris, tidak mungkin hasil ini tercapai tanpa kinerja mereka dan tentu para Wamen saya dan tim di Kementerian BUMN yang sudah benar-benar menjaga transformasi BUMN,” ujar Erick saat menerima penghargaan dalam ajang CNBC Indonesia Award bertajuk “Pursuing Recovery Through G20 Presidency” di Jakarta, Senin (12/12/2022) malam. 

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Sejak menerima amanah sebagai Menteri BUMN pada 2019, Erick berupaya mewujudkan transformasi BUMN yang menyeluruh dan komprehensif. Hari ini, di tahun ketiga, ucap dia, progres Transformasi BUMN telah mencapai 80 persen. Erick menargetkan proses transformasi BUMN dapat rampung 100 persen pada tahun depan. 

“Tidak mungkin revenue dan aset kita naik tanpa people dan sistem yang baik kita lakukan. Bagaimana tiga tahun terakhir, selama covid-19, kita berkontribusi Rp 1.198 triliun atau Rp 68 triliun lebih tinggi daripada sebelum covid-19,” ungkap dia.

Erick mengatakan Kementerian BUMN untuk pertamakali juga telah meluncurkan laporan keuangan BUMN secara konsolidasi. Hasilnya, laba BUMN yang pada tahun lalu sebesar Rp 124,7 triliun kini sudah mencapai Rp 155 triliun hingga kuartal III 2022.

“Tantangannya bisa tidak berkelanjutan, kadang-kadang Indonesia kalau sudah bagus, ganti manajemen, kepemimpinan berubah lagi, oleh karena itu saya minta tetap fokus pada people dan system,” lanjutnya.

Erick menyampaikan BUMN juga mencatat peningkatan jumlah kepemimpinan perempuan, dengan target sebanyak 25% kepemimpinan strategis BUMN diisi oleh perempuan pada 2023. Tak hanya itu, ia juga terus meningkatkan efisiensi organisasi dan keuangan dan mengurang jumlah perusahaan, dari 108 perusahaan, menjadi 41 perusahaan dan terus diefisienkan pada tahun depan.

“Dulu, dari 108 perusahaan hanya 11 perusahaan yang menyumbang dividen untuk negara. Kini, dari 41 perusahaan ada 20 perusahaan yang turut menyumbang dividen,” sambung pria kelahiran Jakarta tersebut. 

Artinya, Erick sampaikan, transformasi BUMN mulai membuahkan hasil. Dengan keuangan serta organisasi BUMN yang lebih kuat dan sehat, BUMN bisa berperan lebih optimal sebagai tulang punggung ekosistem ekonomi nasional.

“Kini, meskipun transformasi BUMN belum mencapai 100 persen, Alhamdulillah BUMN telah berhasil membuka hingga 45 juta lapangan kerja bagi masyarakat melalui program-program yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ucap dia.

Kami Hadir di Google News