ADVERTISEMENT
EkonomiPasaman BaratSumatera Barat

Bupati Pasaman Barat Resmikan Pasar Parit, Koto Balingka

332
×

Bupati Pasaman Barat Resmikan Pasar Parit, Koto Balingka

Sebarkan artikel ini
Bupati Pasaman Barat Resmikan Pasar Parit, Koto Balingka
Bupati Pasaman Barat Resmikan Pasar Parit, Kecamatan Koto Balingka. (f/pemkab)

Mjnews.id – Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, didampingi jajaran pejabat dan stakeholder terkait, meresmikan Pasar Parit di Kecamatan Koto Balingka, Rabu 31 Januari 2024.

Peresmian pasar ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Bupati Hamsuardi mengungkapkan bahwa pasar merupakan indikator nyata dari kegiatan ekonomi masyarakat. Pembangunan Pasar Parit mendapatkan dukungan dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia melalui dana Tugas Pembantuan (TP).

“Sejak menjadi pemimpin Pasbar kita berkoordinasi dengan Ketua KAN beserta ninik mamak untuk merencanakan pembangunan pasar yang modern. Persyaratan utamanya adalah tanah, alhamdulillah tanah ini sudah diserahkan kepada Pemda. Harapan kita, pasar ini sampai selesai sesuai rencana nanti di sini ada lift, ada tempat bermain anak-anak dan sebagainya,” ucapnya.

Baca Juga  Wako Fadly Amran Silaturahmi dengan Forum Wartawan Kota Serambi Mekah

Pasar Parit dirancang sebagai pasar semi modern yang mencakup berbagai jenis jualan, baik basah maupun kering, dan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti toilet dan musala. Tersedia 10 kios dan 54 los untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar masyarakat dari sekitar, termasuk Madina, dapat mengunjungi Pasar Parit sebagai pusat perekonomian. Akses jalan dari Madina juga direncanakan akan dibuka, sehingga Pasbar dapat menjadi jalur alternatif ke Padang dan Jakarta.

Kepala Dinas Koperindag dan UKM Pasbar, Fahrein menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Parit itu merupakan dana Tugas Pembantuan (TP) dari pemerintah pusat melalui Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan senilai Rp 2.559.340.000. Dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia. Sumbar mendapatkan 4 titik lokasi dan Pasar Parit di Kecamatan Koto Balingka merupakan salah satunya.

Baca Juga  Bahas Penambahan Prodi, Wawako Sawahlunto Temui Rektor UNP

Pembangunan Pasar Parit juga menjadi salah satu wujud dari pemekaran nagari yang telah dilakukan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tokoh Masyarakat Yurnalis menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemda Pasbar dan Bupati Hamsuardi, serta menjelaskan bahwa pembangunan pasar ini merupakan amanah dari pemerintah pusat yang harus dijaga bersama oleh masyarakat setempat.

Yurnalis juga mengucapkan terima kasih atas pemekaran nagari yang telah terlaksana.

(Wid)

Kami Hadir di Google News