MJNEWS.ID – Kondisi ruas jalan raya Benteng Jawa, Kecamatan Lamba Leda menuju Dampek, Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kian memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik membuat jalur tersebut dijuluki sebagai jalan neraka.
Sopir angkutan umum, Albertus dan Eduardus, meminta pemerintah agar segera menjadikan pembangunan jalan tersebut sebagai prioritas.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan membentang mulai dari Benteng Jawa hingga Kampung Tanah Bakok, Desa Golo Mancung. Kondisi permukaan jalan dipenuhi batu dan kerikil yang tidak beraturan, sehingga sulit dilalui kendaraan dan dinilai tidak lagi layak sebagai akses utama masyarakat.
Meski demikian, aktivitas transportasi tetap berlangsung. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih harus melintasi jalur tersebut karena tidak tersedia akses alternatif yang menghubungkan wilayah Lamba Leda dan Lamba Leda Utara.
Kerusakan jalan semakin parah setelah bencana alam yang terjadi pada awal tahun 2026. Di Kampung Waso, Desa Golo Rentung, misalnya, badan jalan mengalami amblas sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Saat ini, jalur tersebut hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi.
Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, sejumlah pengendara sepeda motor pernah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. Selain itu, beberapa titik longsor juga masih terlihat dan belum mendapatkan penanganan.
Di tengah kondisi tersebut, Albertus, seorang sopir asal Lamba Leda Utara yang setiap hari melintasi jalur tersebut, meminta pemerintah untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan.
“Semoga pemerintah mendengar keluhan kami ini. Keluhan kami adalah keluhan semua orang dan seluruh masyarakat. Kapan kami merdeka dari jalan neraka ini? Kalau pemerintah tidak percaya, silakan lihat langsung kondisi di lapangan,” kata Albertus.
Hal senada disampaikan Eduardus, sopir minibus travel yang rutin melayani penumpang di wilayah tersebut. Ia berharap perbaikan jalan Benteng Jawa–Dampek masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Menurut Eduardus, keberadaan jalan yang layak tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian warga dan biaya operasional kendaraan yang terus meningkat akibat kerusakan jalan.
Jalan Benteng Jawa–Dampek merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat di Kecamatan Lamba Leda dan Lamba Leda Utara. Karena itu, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar jalur tersebut dapat kembali berfungsi secara aman dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan kondisi yang terus memburuk, masyarakat menilai perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak guna mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Manggarai Timur.






