pemkab muba
JakartaBerita

Pemkot Jaktim Perkuat Peran Masyarakat Pantau Orang Asing dan TKA, Jack Newa FKDM Matraman: Pentingnya Deteksi Dini

58
×

Pemkot Jaktim Perkuat Peran Masyarakat Pantau Orang Asing dan TKA, Jack Newa FKDM Matraman: Pentingnya Deteksi Dini

Sebarkan artikel ini
IMG 20260828 WA00251
Kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Masyarakat dalam Melakukan Pemantauan Orang Asing, Ormas Asing, dan Tenaga Kerja Asing di Jakarta Timur. (Dok. Wartawan Pokja Wali Kota Jakarta Timur)

MJNEWS.ID – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memperkuat peran masyarakat dalam memantau keberadaan orang asing, organisasi masyarakat (ormas) asing, dan tenaga kerja asing (TKA) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Masyarakat dalam Melakukan Pemantauan Orang Asing, Ormas Asing, dan Tenaga Kerja Asing di Jakarta Timur yang dibuka Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan di Ruang Rapat Sri Gunting, Lantai 2, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur tersebut diikuti 90 peserta. Peserta berasal dari perwakilan RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga pengelola apartemen.

Eka mengatakan, kegiatan ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peran mereka dalam membantu pemerintah memantau keberadaan orang asing, ormas asing, dan TKA di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban. Terlebih, Jakarta terus berkembang sebagai kota global dengan mobilitas masyarakat dari berbagai negara yang semakin tinggi.

“Kita Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur ada Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) untuk mengoptimalkan ini. Namun, peran masyarakat, terutama pengelola apartemen, LMK, FKDM, RW, RT, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama perlu kita edukasi supaya mereka bisa membantu kita dengan baik dalam rangka ikut aktif menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah mereka masing-masing,” ujar Eka.

Eka menambahkan, para peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari garda terdepan dalam memantau perkembangan kondisi sosial dan politik di lingkungan masyarakat.

Pemantauan secara dini, kata dia, diperlukan untuk mengantisipasi potensi persoalan yang dapat berkembang menjadi konflik sosial lebih luas. Hal itu termasuk persoalan yang berkaitan dengan keberadaan orang asing, TKA, maupun ormas asing.

“Saya berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan lancar sesuai tujuannya. Setiap arahan dan informasi dari para narasumber agar disimak sebaik mungkin dan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” katanya.

Eka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat dideteksi serta ditangani sejak dini.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar Jakarta Timur tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif dalam mendukung Jakarta sebagai kota global.

FKDM Matraman Ikut Perkuat Pengawasan di Lingkungan Masyarakat

Anggota FKDM Kecamatan Matraman, Jack Newa, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi Kesbangpol Jakarta Timur karena menghadirkan narasumber yang dinilai berkompeten.

20260828 155029 00001
Jack Newa (depan/kanan) ketika menghadiri kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Masyarakat dalam Melakukan Pemantauan Orang Asing, Ormas Asing, dan Tenaga Kerja Asing di Jakarta Timur. (Dok. Istimewa)

Menurut Jack, FKDM memiliki peran penting dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan di wilayah. Salah satunya terkait keberadaan orang asing yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.

“Peran dan Fungsi FKDM sangat penting dalam menjaring informasi, mengumpulkan data dan laporan dari masyarakat mengenai situasi atau orang baru/asing yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujar Jack melalui MJ NEWS.

Ia menjelaskan, FKDM turut mengkomunikasikan informasi dan hasil pemantauan terkait orang asing, tenaga kerja asing, hingga ormas asing. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kewaspadaan, partisipasi, dan komunikasi lintas institusi.

Jack menambahkan, pengawasan terhadap orang asing tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui partisipasi aktif di lingkungan masing-masing.

“Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian,” jelas pria yang aktif di organisasi kemasyarakatan sejak 2010 tersebut.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT