pemkab muba
Jawa Tengah

Warga Bayan Geger, Mayat Seorang Kakek Ditemukan di Pinggir Jalan

315
×

Warga Bayan Geger, Mayat Seorang Kakek Ditemukan di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini
1644592370830409 0
Warga Bayan Geger, Mayat Seorang Kakek Ditemukan di Pinggir Jalan. (m.taufik)

Purworejo, MJNews.id – Kabar penemuan mayat seorang kakek berusia 68 tahun di Jl Gajah Mada KM 5 membuat geger warga masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Pada Jumat 10 Februari 2022, warga masyarakat Desa Bayan dibuat geger dengan ditemukannya mayat seorang lekaki yang tergeletak di jalur lambat Jl Gajah Mada Km 5 Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Pasalnya, mayat seorang kakek yang diketahui bernama Abdul Nasir, warga Argopeni Kutoarjo, sebelumnya sempat mampir di warung kopi milik Tiyok, tak jauh dari TKP.
Menurut keterangan tiyok, korban sekitar setengah jam yang lalu sempat mampir di warung miliknya dan sempat akan diantarkan pulang, tetapi menolak.
Melani Pratiwi, warga Desa Boto Daleman RT 02 RW 02 yang saat itu sedang berjualan di seberang jalan diberi tahu sama seseorang bahwa ada seorang lelaki yang tidur tertelungkup di jalur lambat. Kemudian Melani berusaha melihat dan mengoyang-goyangkan kakinya, akan tetapi tidak ada responnya.
Takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kemudian Melani Pratiwi ditemani Nurul Hidayah, warga dusun Sumur Dowo RT 05 RW 03 Kel Purworejo, selanjutnya melaporkan adanya mayat yang tergeletak di pinggir jalan ke Polsek Bayan.
Mendapat laporan adanya mayat yang tergetak di pinggir jalan, Kapolsek Bayan, AKP Ponco Broto ditemani tiga anggotanya segera melakukan pengecekan ke TKP dan segera melakukan koordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Bayan dan Tim Inavis Polres Purworejo, guna  dilakukan pemeriksaan sebab sebab kematiannya.
Dari hasil pemeriksaan, bagian luar tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Selanjutnya mayat dibawa ke RS Tjitro Wardoyo Purworejo guna dilakukan visum yang lebih mendalam.
Keluarga korban yang dihubungi dan melihat jasad korban di rumah sakit bisa menerima kejadian itu sebagai musibah murni serta tidak akan ada tuntutan apa pun.
Korban kemudian di bawa pulang keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di Kutoarjo.
(fix)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *