pemkab muba
Jawa Tengah

Perdes Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo Dibahas dalam Diskusi Publik

417
×

Perdes Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo Dibahas dalam Diskusi Publik

Sebarkan artikel ini
IMG 20230311 182137 resize 63

Purworejo, MJNews.id – Forum Kader Bela Negara (FKBN) bersama dengan Komunitas Jogo Kali Nusantara dan Bintang Gajah Gajah Group (BG3) menggelar Diskusi Publik Tentang Peraturan Desa (Perdes) Lingkungan Hidup dengan Tema “Alamku Masa Depanku” di Pendopo Kabupaten Purworejo, Sabtu (11/3/2023).

Diskusi diselenggarakan secara terbuka yang dihadiri oleh Bupati Purworejo diwakili oleh Asisten Pemerintah dan Kesra Drs Bambang Susilo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo Wiyoto Harjono, Forkompinda dan anggota Babinsa, babinkamtibmas,
Karang taruna, Forum Osis Kabupaten Purworejo (FOKP), serta elemen masyarakat peduli lingkungan.

ADVERTISEMENT

Ketua Panitia penyelenggara Ginanjar Gita Pamungkas yang juga ketua FKBN menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya diskusi publik untuk menjalin silaturahmi lintas lembaga, lintas agama dan lintas generasi guna mendorong pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan agar alam bisa terjaga dan kembali baik.

Sementara Kiai Merah sebagai pengamat sekaligus pelaku pelestari lingkungan yang getol dalam menjaga alam, mengatakan bahwa Komunitas Jogo Kali Nusantara sudah sering melakukan kegiatan pelestarian alam dengan menanam ribuan pohon dan juga menabur ribuan benih ikan di wilayah Kabupaten Purworejo, akan tetapi masih ada saja oknum yang melakukan penangkapan ikan dengan obat dan setrum di kali.

“Bahkan perilaku orang jaman sekarang gemar menebang pohon tapi enggan menanam,” ujarnya.

“Semoga dengan terbitnya peraturan desa yang bisa menjaga kelestarian lingkungan di desa, hal tersebut bisa ditindak dengan dasar perdes tersebut,” harapnya.

Bupati Purworejo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintah dan kesra Drs Bambang Susilo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Purworejo yang telah menyelenggarakan diskusi publik tentang perdes Lingkungan hidup dengan tema “Alamku Masa Depanku”.

“Dengan kepedulian bersama serta kerjasama semua fihak, semoga Kabupaten Purworejo dapat menjaga alam sehingga Kabupaten Purworejo yang merupakan daerah rawan bencana bisa terhindar dari bencana,” harapnya.

Dalam diskusi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo menyampaikan berbagai upaya dan Pemerintah dalam penjaminan ruang hidup rakyat yang mana tantangan utama dan isu strategisnya adalah terkait air, bencana banjir, bencana tanah longsor, pertumbuhan penduduk, pengelolaan sampah yang belum maksimal dan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar.

“Kalau di desa Bapak atau ibu masih ada kunang dan capung lurus (Kinjeng dom) berarti daerah itu masih baik, karena itu menjadi salah satu parameter keadaan suatu daerah yang alamnya masih terjaga dengan baik,tapi kalau sudah sulit ditemui capung dan kunang daerah tersebut sudah kurang baik” ujarnya.

Dengan diskusi publik tentang peraturan desa yang mengatur lingkungan hidup bisa selaras dengan aturan diatasnya dan dengan partisipasi yang tinggi dari semua fihak kita harapkan Kabupaten Purworejo menjadi kabupaten yang nyaman dan bebas dari bencana.

Kegiatan diskusi publik serasa kurang lengkap tanpa kehadiran wakil masyarakat dari DPRD dan Polosoro atau kepala desa di kabupaten Purworejo.

(fix)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *