Kepulauan Riau

Gubernur Kepri Bertemu Menteri Perhubungan, Ini yang Dibahas

257
Ansar Ahmad Bertemu Budi Karya Sumadi
Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad Bertemu Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (f/kemenhub)

KEPRI, Mjnews.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H Ansar Ahmad bersama Bupati Anambas, Abdul Haris bertemu Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (6/4/2022). Kunjungan Gubernur ini membawa misi untuk berupaya mempercepat penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional yang ada di Kepulauan Riau. 
Pembicaraan diawali dengan penyampaikan oleh Bupati Anambas Abdul Haris yang membahas terkait pengembangan pelabuhan Kuala Mara dan pelabuhan di Tarempa. Yang mana, pelabuhan tersebut akan menjadi pelabuhan strategis yang ada di daerah perbatasan NKRI, sekaligus menjadi penunjang konektivitas antar pulau. 
Selain itu dalam pertemuan ini, Gubernur juga membahas soal pengembangan pelabuhan terpadu di Kabupaten Natuna. 
“Kita sudah sampaikan semua kepada Menteri Perhubungan, terutama tentang apa-apa yang berkaitan dengan kegiatan kementerian perhubungan yang ada di Kepulauan Riau. Tujuan kita hanya satu, yakni menfollow up semua kegiatan yang sudah direncanakan. Kita semua mau dan berharap agar berjalan lancar sesuai rencana dan harapan. Kita tidak boleh bosan memfollow up ini,” kata Gubernur Ansar. 
Salah satu proyek yang dimaksud Gubernur yang perlu digesa di Natuna adalah proyek-proyek strateguis nasional di Serasan, Kabupaten Natuna, termasuk terkait pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). 
“Tidak hanya proyek strategis nasional saja yang kita bahas dalam kesempatan ini. Tetapi juga beberapa proyek di Natuna yang dibiayai oleh Pemprov Kepri, seperti proyek jalan di Tali Asuh dan sebagainya,” ujar Ansar lagi. 
Tidak ketinggalan, dalam kesempatan ini Ansar dan Menhub juga membahas terkait pecepatan pengelolaan labuh jangkar di Selat Riau dan Tanjung Berakit yang pengelolaannya akan segera diserahkan kepada Pemprov Kepri berdasarkan titik wilayah yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. 
“Itulah yang kita sampaikan dan kita bahas bersama Menhub dalam kesempatan ini. Dan bahkan Menteri Perhubungan RI juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat beliau akan melakukan kunjungan ke Kepri. Kunjungan pak Menteri ini terkait pengembangan bandara Hang Nadim di Batam dan Bandara Busung di Bintan,” jelas Ansar.
Jalur Udara Dibuka
Rencana Pemerintah Pusat untuk membuka lebih banyak pintu masuk bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) di Indonesia termasuk Kepulauan Riau akhirnya resmi direalisasikan. 
Kepastian tersebut diatur melalui Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 nomor 17 tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 
Surat yang boleh ditandatangani oleh Kepala BNPB RIjen TNI Suharyanto pada Selasa (5/4/2022) yang lalu diatur secara rinci masuk mana saja yang di buka untuk menerima kunjungan PPLN ke Indonesia termasuk para wisatawan mancanegara. 
Untuk itu, per 5 April 2022, di Kepri selain Bandar Bintan Telani, Bintan dan Nongsa Sensation, Batam yang telah lebih dulu dibuka untuk wisman dalam kerangka travel bubble, melalui SE seluruh pelabuhan entry point bagi PPLN di wilayah Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun telah diizinkan untuk menerima PPLN masuk ke wilayah Kepri. 
Kemudian selain melalui jalur laut, dua pintu masuk udara di Kepri yakni Bandara Hang Nadim Batam dan Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang juga telah diizinkan untuk dibuka sebagai pintu masuk PPLN. 
Gubernur H. Ansar Ahmad, sebelumnya telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi pembukaan pintu kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri. Dalam rapat-rapat tersebut, Gubernur Ansar meminta seluruh pengelola pintu masuk untuk menyiapkan fasilitas penyambutan wisman. 
“Fasilitas penyambutan mulai dari ketersediaan tempat dan petugas yang akan melakukan tes PCR, petugas penerima pembayaran Visa on Arrival, tempat isolasi, hingga rumah sakit rujukan tersebut bila diperlukan suatu tindakan medis lebih jauh” kata Gubernur Ansar di Gedung Graha Kepri Batam, Selasa (22/3/2022) lalu. 
Ditambahkan Gubernur Ansar, setidaknya fasilitas penyambutan wisman di entry point yang telah ditunjuk pemerintah tersebut sama dengan yang diterapkan di Pelabuhan Nongsa Sensation Batam dan Pelabuhan Bandar Bentan Telani Lagoi, Bintan. 
Di sisi lain, Gubernur Ansar juga terus menggesa percepatan vaksinasi dosis 3 atau booster di Kepri yang sampai tanggal 5 April 2022 telah mencapai 31,65 persen. 
“Vaksinasi booster terus kita kejar agar kekebalan kelompok atau herd immunity dapat terus terbentuk. Ini untuk melindungi masyarakat kita dan juga wisman yang akan berkunjung ke Kepri. Selanjutnya akan memberikan kepercayaan semua pihak, termasuk negeri jiran Singapura dan Malaysia” ungkap Gubernur. 
Gubernur Ansar juga telah meminta bantuan bantuan besar-besaran RI di Singapura untuk melobi Pemerintah Singapura agar batas kuota warganya yang akan berlibur. 
“Kita juga telah meminta Pemerintah Singapura, untuk tidak membatasi kouta bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Kepri. Jika saat ini masih membatasi dikisaran 350 orang per pekan, kita minta kedepan tidak ada lagi kuota,” harapnya.
(*/isb)
Exit mobile version