Dalam arahannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan optimisme bahwa kepengurusan baru akan membawa ke lompatan yang lebih besar dalam bidang pemberdayaan sosial.
“Saya percaya Mas Budi dan seluruh jajaran mampu membawa Karang Taruna semakin maju, terutama dalam pemberdayaan masyarakat, dan ikut aktif dalam pemutakhiran data DTSEN dan pengembangan usaha-usaha kreatif dan produktif,” ujar Mensos.
Ia menambahkan bahwa Karang Taruna hari ini bukan sekadar organisasi pemuda, tetapi mitra strategis pemerintah dalam memastikan intervensi sosial tepat sasaran.
“Saya berterima kasih kepada teman-teman Karang Taruna yang berkumpul hari ini. Kita memasuki arah baru Karang Taruna yang digagas Mas Budi. Ini momentum penting,” tegasnya.
Sementara Ketua Umum Karang Taruna, G. Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremonial, melainkan awal dari komitmen besar.
“Ada amanah dan tanggung jawab yang kami emban. Kami akan segera merapatkan barisan, bahu membahu, dan berkolaborasi menjadi mitra pemerintah dalam membantu intervensi sosial dan membangun kesadaran pemberdayaan,” ujar Budi.
Ia menyambut tugas pertama yang diberikan Menteri Sosial untuk membantu penyempurnaan data melalui DTSEN.
“Satu data adalah terobosan besar yang ditunggu bangsa. Kita akan memperkuat struktur Karang Taruna hingga desa untuk membantu Kemensos menjalankan program ini agar bansos dan pemberdayaan tepat sasaran,” ujarnya.
Setelah pelantikan, akan segera menggelar Rapat Kerja Nasional bersama seluruh pengurus.
“Kami akan bertukar pikiran, mensosialisasikan agenda besar, serta menghimpun aspirasi dari berbagai wilayah,” kata dia.
(*/eki)
