Mjnews.id – Wali Kota Riyanda Putra bersama Ketua DPRD Susi Haryati, anggota DPRD, dan Tim TAPD Pemerintah Kota Sawahlunto berdiskusi dalam coffee morning membahas tindak lanjut defisit anggaran serta penyesuaian akibat efisiensi dana transfer dari pemerintah pusat, Senin 10 November 2025.
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat koordinasi eksekutif dan legislatif untuk merumuskan solusi terbaik menghadapi dinamika fiskal daerah.
Pesan Wali Kota Sawahlunto
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa menghadapi tantangan pemotongan dana transfer hanya dapat dilakukan melalui kemauan untuk belajar, memprioritaskan kepentingan publik, dan memperkuat kemampuan adaptasi terhadap kebijakan pusat.
Ia menyampaikan bahwa sinergi eksekutif-legislatif harus diarahkan pada upaya memetakan potensi yang dapat mengisi kekurangan fiskal sehingga program prioritas tetap berjalan.
Pemerintah Kota Sawahlunto menegaskan, komitmen menjaga kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif agar adaptasi fiskal dapat dilakukan tepat waktu, terukur, dan tetap berorientasi pada pelayanan publik.
Ketua DPRD Susi Haryati menyambut positif proses pembahasan tersebut karena memberikan kejelasan informasi sekaligus memperkuat kesamaan langkah kedua lembaga dalam menyikapi perubahan kondisi keuangan daerah.
(Uni)
