Mjnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Periode II Tahun 2026 yang ditempatkan di Desa Silungkang Oso, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, membuat terobosan baru. Mereka menghadirkan sejumlah program kerja besar dan brilian yang disusun khusus untuk menjawab tantangan nyata serta kebutuhan mendesak masyarakat setempat.
Kedatangan puluhan mahasiswa ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa Silungkang Oso, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh warga desa. Berbekal kajian mendalam dan dialog intensif dengan berbagai elemen masyarakat, tim KKN merancang program yang tidak hanya bersifat seremonial, namun berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Program unggulan yang dilaksanakan mencakup pemberdayaan potensi digital wisata termasuk wisata edukasi, pengolahan hasil pertanian dan rempah lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, penguatan literasi dan keterampilan berbahasa bagi anak-anak hingga orang dewasa, serta pendampingan digitalisasi administrasi desa dan promosi produk lokal.
Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas ide-ide segar dan semangat yang ditunjukkan para mahasiswa.
“Kami sangat senang dan bangga, adik-adik tidak sekadar datang melaksanakan tugas kuliah, tapi benar-benar memahami apa yang dibutuhkan desa kami. Program yang ditawarkan sangat brilian dan tepat sasaran, semoga bisa berjalan lancar dan membawa manfaat jangka panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Kelompok KKN UNP di Desa Silungkang Oso, Andika Rahmi Saputra menjelaskan bahwa seluruh program disusun dengan prinsip kolaborasi.
“Kami tidak bekerja sendiri, melainkan berdampingan dengan pemerintahan desa, warga, karang taruna, serta tokoh masyarakat. Ilmu yang kami miliki kami persembahkan untuk kemajuan bersama, dan kami pun banyak belajar dari kearifan lokal serta kekayaan budaya Silungkang Oso. Semoga Desa Silungkang Oso bisa menjadi mitra yang paling strategis serta berkelanjutan dalam menerima program-program yang akan kami tawarkan,” ungkapnya.
Warga desa berharap langkah inovatif ini menjadi awal perubahan yang lebih baik, sekaligus memperkenalkan potensi Desa Silungkang Oso ke wilayah yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini direncanakan akan berjalan selama satu bulan ke depan dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
(Uni)
