PURWOREJO, Mjnews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, melakukan penghapusan atau melakukan penggabungan Sekolah Dasar (SD) Negeri yang memiliki siswa sedikit atau minim di tahun 2022.
Tercatat ada sekitar 39 SD Negeri di wilayah Kabupaten Purworejo yang akan digabung atau di-regroup di tahun 2022. Salah satunya SD Negeri Botodaleman yang jumlah muridnya 58 siswa akan digabung dengan SD Negeri Botorejo yang jumlah muridnya 61 anak.
Regrouping dan penghapusan SDN Botodaleman sesuai SK Bupati Purworejo membuat kecewa warga masyarakat Desa Botodaleman, sehingga siswa atau murid tidak pindah ke sekolah yang dirujuk yaitu SD N Botorejo.
Kepala Desa Botodaleman, Riyadi melalui Plt Sekdes Teguh saat ditemui media, Selasa (16/8/2022) menjelaskan bahwa Pemdes sudah berupaya mengajukan keberatannya kalau Sekolah mau di regrouping kepada Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan. Akan tetapi semua itu sudah menjadi keputusan hingga terjadi regroping sekolah atau penghapusan SD N Botodaleman.
Koordinator wilayah bidang pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Bayan, Paryono, S.Pd. saat dihubungi awak media melalui sambungan telephone belum bisa memberikan tanggapan dikarenakan masih ada kegiatan dinas di luar kantor.
Kepala SD Botorejo, Arsimah.S.Pd yang juga mantan Kepala SD N Botodaleman mengatakan, proses regroping SD N Botodaleman ke SD N Botorejo berjalan lancar dan aman.
(Fix)
