| Warga pro quary di Desa Wadas saat hadiahi Kapolsek Bener karangan bunga. (m. taufik) |
Purworejo, MJNews.id – Pasca pendampingan dan pengamanan saat pengukuran lahan yang akan dibebaskan untuk penambangan batuan andesit (quary), puluhan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo mendatangi Kantor Polsek Bener guna menyampaikan ungkapan rasa terima kasihnya dengan karangan bunga.
Pada Jumat 11 Februari 2022, Kapolsek Bener, AKP Setyo Raharjo, S.H., MH mendapat kejutan dari warga Desa Wadas berupa karangan bunga sebagai ungkapan rasa bahagia serta apresiasi yang tinggi kepada jajaran anggota Polsek Bener yang sudah mau mendampingi serta memberikan rasa aman kepada warga Desa Wadas saat pengukuran lahannya.
Rombongan yang didominasi oleh ibu-ibu dengan menggunakan sebuah mobil pick up menyampaikan ucapan rasa terima kasihnya atas kesabaran dan bimbingan dari semua anggota keamanan sehingga kegiatan pengukuran lahan bersama BPN bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Salah satu warga Desa Wadas, Wagiman yang ikut dalam rombongan mengatakan bahwa warga Desa Wadas yang kemarin lahannya diukur oleh BPN mendapat pengawalan dari anggota polisi.
“Kami tidak bisa memberikan imbalan apa-apa atas kerja keras dari Pak Polisi yang mau mendampingi kami sampai atas bukit,” katanya.
“Jalan serta medan yang dilalui sangat sangat sulit bagi orang yang belum atau tidak terbiasa naik ke bukit. Saya sampai kasihan melihat pak polisi yang ikut naik ke bukit bahkan ada yang sampai terpeleset jatuh,” imbuhnya.
Kapolsek AKP Setyo Raharjo didampingi Danramil Bener Kapten Inf Daliman serta Camat Bener, Agus W, SIP., M.Si menyambut kedatangan rombongan dengan rasa haru.
Kapolsek menyampaikan ucapan terima kasih pula terhadap apresiasi warga berupa karangan bunganya.
“Tetapi kami dari Kepolisian maupun TNI mempunyai tugas yang sama yaitu melindungi serta melayani masyarakat dengan tulus tanpa pamrih. Jadi kami malah merasa takut menerima ini… jangan-jangan jenengan semua ada maunya ke kami,” kelakarnya.
“Semoga kehadiran kami di Desa Wadas akan membuat ketenangan serta ketentraman kepada seluruh warga masyarakat.
Polisi tidak akan pernah membeda-bedakan terhadap warga masyarakat di Wadas, baik kepada warga yang pro maupun yang kontra,” katanya.
Adapun dengan adanya gesekan kecil di lapangan karena ada oknum yang diduga akan melakukan penghasutan dan provokasi terhadap warga Wadas sehingga dilakukan tindakan yang terukur sesuai SOP dan dilakukan penahanan guna dimintai keterangannya.
“Setelah itu dipulangkan kembali ke rumahnya masing-masing,” jelas Kapolsek.
“Polisi sekarang bukan menjadi musuh masyarakat tetapi polisi sekarang adalah mitra dari masyarakat dalam menciptakan ketertiban dan keamanan,” imbuhnya.
“Harapan kami, ke depan Desa wadas bisa kembali normal seperti dulu lagi. Jangan sampai warga Desa Wadas mudah terpancing atau terprovokasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Nantinya warga Desa Wadas sendiri yang rugi,” pungkasnya.
(fix)





