Padang PanjangReligi

Nasrulah Nukman: Ramadhan Sebagai Jembatan Introspeksi Diri

304
×

Nasrulah Nukman: Ramadhan Sebagai Jembatan Introspeksi Diri

Sebarkan artikel ini
Nasrulah Nukman
H. Nasrulah Nukman. (f/maison)

Padang Panjang, MJNews.id – Sepuluh hari menjelang Ramadhan, mari persiapkan lahir dan batin, karena amalan dibulan ini berkaitan dengan fisik dan batin. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum kemenangan diri atas segala tekanan duniawi melilit hidup setahun ke belakang.
Hirarkinya, jadikan Ramadhan sebagai hari pembersihan diri dari segala dosa yang pernah kita perbuat selama ini. Bulan ramadhan tidak hanya dijadikan sebagai bulan untuk meningkatkan amal ibadah, namun sepatutnya bulan ramadhan juga jadi ajang untuk introspeksi diri.
Hal tersebut diungkapkan H. Nasrulah Nukman, saat bincang-bincang dengan MJNews.id, di kediamannya, Rabu, 23 Maret 2022 pagi.
Bagaimana menata hati, pikiran, sikap, perilaku dan perbuatan. Dengan, harapan 1 bulan ini sudah tertata dan menjadi modal 11 bulan ke depan,” ucapnya.
Lebih terpenting, memperbanyak hafalan bacaan Al Quran, melaksanakan sholat sunah, dan menata diri, Itu kita tanamkan betul selama bulan Ramadhan dan diimplementasikan selama 11 bulan ke depan. Bulan ramadhan, merupakan sebuah nikmat luar biasa yang Allah SWT berikan untuk umat muslim.
“Nikmat yang luar biasa diperintahkan Allah SWT untuk membuat diri kita tertata dan terkontrol. Jadikan bulan ini betul-betul kita memperlakukan dengan cara menghormati bulan yang dirahmati oleh Allah SWT ini,” ujar Buya Nasrulah. 
Guna, lebih khusuknya masyarakat dalam menjalan ibadah malam di bulan Ramadhan, menghimbau kepada Pemerintah kota Padang Panjang dapat memfasilitasi ummat supaya dapat beribadah dengan tenang, dengan menempatkan beberapa orang personil Sat Pol PP pada Masjid masjid utama dalam kota Padang Panjang. Seperti seperti jihat, Asiliyah, tauhid dan masjid masjid lainya. 
Yang tidak kalah pentingnya, selama bulan suci Ramadhan. Ketersediaan air sangat perlu diwanti wanti oleh PDAM. Pasalnya, kebutuhan air bersih selama bulan Ramadhan sangat tinggi. Untuk itu, PDAM selaku perusahaan daerah mulai dari sekarang harus melakukan pengawasan ekstra terhadap ketersediaan air di Masjid masjid.
“Kita tidak inginkan terjadi krisis air selama bulan puasa,” ujar Pentolan PKS ini mengatakan.
(son)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *