BeritaKabupaten DharmasrayaParlemen

Drainase Harapan: Ketika Wakil Rakyat Turun ke Parit, Bukan Sekadar ke Podium

711
Parit bersih di Nagari Sungai Duo dan Nagari Batu Rijal, Kabupaten Dharmasraya
Parit bersih di Nagari Sungai Duo dan Nagari Batu Rijal, Kabupaten Dharmasraya. (f/ist)

Pembangunan drainase tidak pernah masuk kategori “proyek besar” dalam berita-berita pemerintahan. Tidak ada gunting pita. Tidak ada baliho. Tidak ada panggung sambutan.Tapi bagi masyarakat, itulah proyek paling besar karena dampaknya paling nyata.

Di bagian timur Sungai Duo, seorang petani bernama Mak Itam bercerita bagaimana dulu ia harus bangun setiap malam ketika hujan deras untuk membuka aliran air agar tidak masuk ke rumah. Pada malam-malam tertentu, ia bahkan tidur dengan sarung tergulung, berjaga di dekat pintu depan.

ADVERTISEMENT

Kini, ia bisa tidur. Hanya itu, tapi itu sangat berarti.

Di Batu Rijal, para petani padi sering kehilangan masa tanam karena sawah mereka tergenang lebih lama dari desa lain. Drainase baru membuat aliran air menjadi lebih stabil. Masa tanam lebih teratur. Pendapatan lebih terjaga.

“Manfaatnya sangat terasa,” ujar Kis, Ketua Kelompok Tani Batu Rijal.

Ada nada bahagia tapi sekaligus cemas dalam suara itu. Karena apa yang sudah berjalan baik ini tentu butuh keberlanjutan.

“Kami sangat berharap tahun depan ada lagi dana pokir dari Pak Varel,” lanjutnya.

Keinginan itu bukan sekadar harapan. Bagi mereka, itu semacam janji masa depan yang ingin terus dijaga.

Banyak politisi datang ke kampung saat kampanye, lalu hilang setelah kursi diraih. Tetapi kisah yang terjadi di dua nagari ini justru sebaliknya, masyarakat merasakan “hadirnya seorang wakil rakyat” justru ketika tidak ada panggung pemilu.

Varel tidak membangun citra penolong. Ia hanya melakukan satu hal yang sudah seharusnya dilakukan wakil rakyat memastikan rakyat merasakan hasil kerja politik dalam kehidupan yang paling nyata.

Ia tidak mengubah kota. Ia tidak membangun jembatan besar, tapi ia memperbaiki sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari aliran air. Sederhana, namun perubahan sering lahir dari hal-hal yang sederhana.

Exit mobile version