BeritaKabupaten Dharmasraya

600 Mahasiswa KKN Universitas Baiturrahmah Padang Hidupkan Nagari Tabek Dharmasraya

31
Mahasiswa KKN Universitas Baiturrahmah Padang berkumpul di Nagari Tabek, Kabupaten Dharmasraya
Mahasiswa KKN Universitas Baiturrahmah Padang berkumpul di Nagari Tabek, Kabupaten Dharmasraya. (f/sutan sari alam)

Mjnews.id – Ada suasana berbeda di Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya. Sejak pagi, aktivitas masyarakat tampak lebih ramai. Ratusan mahasiswa, pelaku UMKM, pedagang, tokoh masyarakat hingga pemerintah nagari berbaur dalam satu rangkaian kegiatan.

Sebanyak 600 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baiturrahmah Padang yang tersebar di 25 nagari dan 10 kecamatan berkumpul di Nagari Tabek. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pelaksanaan USR X Universitas Baiturrahmah Padang, sekaligus menandai puncak kegiatan pengabdian mahasiswa tersebut di Kabupaten Dharmasraya, Selasa (25/08/2026).

ADVERTISEMENT

Bagi masyarakat Tabek, kedatangan ratusan mahasiswa bukan sekadar sebuah kegiatan seremonial. Ada geliat ekonomi yang ikut tumbuh. Warung-warung menjadi lebih ramai, pedagang mendapat pembeli, sementara produk UMKM masyarakat memperoleh ruang untuk diperkenalkan.

Wali Nagari Tabek, Harmanto Dt. Rajo Mangkuto, menyambut baik kepercayaan Universitas Baiturrahmah Padang menjadikan nagarinya sebagai pusat kegiatan.

Mahasiswa KKN Universitas Baiturrahmah Padang Hidupkan Nagari Tabek, Kabupaten Dharmasraya. (f/sutan sari alam)

Ia menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Baiturrahmah Padang yang telah mempercayakan pelaksanaan puncak USR X di Nagari Tabek.

Menurut Harmanto, kehadiran mahasiswa dalam jumlah besar memberikan dampak yang cukup terasa bagi masyarakat.

“Dipusatkannya kegiatan USR X di Nagari Tabek memberikan dampak positif. Ekonomi masyarakat ikut hidup karena terjadi perputaran uang selama kegiatan berlangsung,” ujar Harmanto.

Puncak USR X dikemas dengan berbagai kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dan masyarakat. Beragam perlombaan digelar, mulai dari bola kaki, bola voli, solo song, puisi, hafiz Al-Qur’an, adzan, dai cilik, hingga berbagai kegiatan kreativitas lainnya.

Suasana semakin meriah ketika Mahasiswa Expo digelar. Berbagai produk UMKM dari nagari-nagari tempat mahasiswa KKN ditempatkan ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Expo itu menjadi semacam etalase kecil yang memperlihatkan potensi ekonomi masyarakat nagari. Produk lokal yang selama ini mungkin hanya dikenal di lingkungan sendiri mendapat kesempatan untuk dilihat dan dikenal lebih luas.

Di sinilah kegiatan pengabdian mahasiswa menemukan maknanya. Mahasiswa tidak hanya datang membawa program, tetapi juga ikut membuka ruang promosi bagi produk masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi makan bajamba. Tradisi makan bersama ini menjadi salah satu bagian yang paling kental dengan nuansa kebersamaan.

Mahasiswa, masyarakat dan unsur pemerintah duduk dalam suasana penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat antara pendatang dan masyarakat setempat. Semua melebur dalam satu kebersamaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni,

Exit mobile version