BeritaKabupaten Dharmasraya

Tim Gabungan Berhasil Kendalikan 3 Titik Karhutla di Dharmasraya

11
Tim Gabungan berjibaku mengendalikan Karhutla di Dharmasraya
Tim Gabungan berjibaku mengendalikan Karhutla di Dharmasraya. (f/pemkab)

Mjnews.id – Tiga titik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, pada Minggu (30/8/2026) siang hingga malam dan berhasil dikendalikan tim gabungan Pemkab Dharmasraya bersama TNI-Polri.

Tiga lokasi tersebut masing-masing berada di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Blok C Sitiung 2, Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak, serta Padang Bungur, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar.

ADVERTISEMENT

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya bersama unsur TNI-Polri, pemadam kebakaran (Damkar), pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari setempat langsung bergerak melakukan penanganan untuk mencegah api meluas.

Kalaksa BPBD Kabupaten Dharmasraya, Suherman Junaidi mengatakan, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memberikan arahan agar penanganan karhutla segera dilakukan dengan mengerahkan seluruh unsur terkait di lapangan.

“Setelah mendapat arahan Ibu Bupati, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar proses pemadaman segera dilaksanakan, sehingga api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan lainnya,” ujarnya, Senin pagi (31/8/2026).

Ia mengatakan, berkat koordinasi yang baik antara Pemkab Dharmasraya dengan jajaran Polres Dharmasraya, TNI, camat, wali nagari serta unsur terkait lainnya, seluruh titik karhutla berhasil dikendalikan hingga tengah malam.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik seluruh unsur, tiga titik tersebut hingga tengah malam tadi sudah terkendali dan dinyatakan padam,” katanya.

Khusus di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, petugas sempat mengalami kesulitan mencapai titik kebakaran karena akses menuju lokasi berupa jalan tanah dengan kondisi menanjak dan licin.

Menurut Suherman, kondisi medan tersebut menyebabkan kendaraan pemadam kebakaran mengalami kesulitan mencapai titik api sehingga proses penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi akses dan situasi di lapangan.

Namun, kondisi cuaca turut membantu proses pemadaman setelah hujan mulai turun di wilayah tersebut sekitar pukul 22.00 WIB sehingga kobaran api berangsur mengecil dan titik api berhasil dikendalikan.

Exit mobile version