Kabupaten SolokSumatera Barat

Kunker ke Kabupaten Solok, Ketua Umum Dekranas Buka Pelatihan Peningkatan Kualitas UMKM Kriya

470
×

Kunker ke Kabupaten Solok, Ketua Umum Dekranas Buka Pelatihan Peningkatan Kualitas UMKM Kriya

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Dekranas Buka Pelatihan Peningkatan Kualitas UMKM Kriya
Ketua Umum Dekranas, Wury Ma'ruf Amin buka Pelatihan Peningkatan Kualitas UMKM Kriya di Lapangan Sepak Bola Nagari Panyakalan, Kamis (20/07/2023). (f/kominfo)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok terima kunjungan kerja (kunker) Ketua Umum Dekranas Ibu Wury Ma’ruf Amin dalam rangka Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kualitas UMKM Kriya dengan Tema Kreativitas dan Inovasi bagi Penguatan Pelaku Usaha Kriya, di Lapangan Sepak Bola Nagari Panyakalan, Kamis (20/07/2023).

Tujuh Nagari di Kabupaten Solok menyambut kedatangan Ketua Umum Dekranas dengan sangat meriah berupa arak-arakan bajamba khas Minangkabau yang menampilkan adat serta kuliner tradisional.

ADVERTISEMENT

Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo menyampaikan bahwa Kabupaten Solok siap menerima investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Solok terutama untuk mendukung para pelaku UMKM di kabupaten tersebut.

“Kami berhardap kehadiran Ketua Umum Dekranas bersama rombongan dapat membuat Kabupaten Solok dikenal oleh masyarakat luas dan menumbuhkan minat investasi di Kabupaten Solok ini,” ungkapnya.

“Kami siap menunggu investor, siapapun adanya mereka asal bisa win-win solution dengan berpedoman pada Aturan dan Ketetapan yang berlaku, kami jamin semua investor akan welcome di Kabupaten Solok,” ujar Epyardi.

Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin ketika membuka kegiatan mengatakan, Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya Kabupaten Solok turut menyampaikan bahwa Pelaku usaha UMKM kriya dapat menciptakan produk yang menarik dan bernilai tinggi dengan memadukan keahlian tradisional dan inovasi modern.

“Pelaku usaha UMKM kriya tidak hanya menciptakan produk bernilai ekonomi, tetapi juga dapat mewariskan kekayaan budaya dan tradisi bangsa Indonesia hingga dikenal dunia,” ungkap Ibu Wury.

Tidak lupa Ibu Wury memberikan apresiasi yang tinggi terhadap buah karya para perajin yang telah memberikan kontribusi dalam pengembangan industri kriya dan menjadi kebangsaan bangsa.

“Karya-karya dari Bapak dan Ibu semua telah membawa keindahan dan kebanggaan bagi bangsa ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Sri Suparni Bahlil memaparkan data dari Kementerian Investasi/BKPM, yaitu per 17 Juli 2023 telah diterbitkan 4.743.025 Nomor Induk Berusaha (NIB), sedangkan total UMKM di Indonesia sejumlah 65 juta.

“Masih terdapat lebih dari 60 juta UMKM yang belum memiliki legalitas usaha, sehingga diperlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh stakeholders dalam rangka pembinaan dan percepatan pemberian legalitas usaha bagi UMKM, termasuk UMKM kriya,” jelasnya.

Selanjutnya, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatra Barat Harneli Mahyeldi menyampaikan harapannya kepada UMKM kriya yang ada di Kabupaten Solok untuk dapat meningkatkan kualitas produknya agar dapat menjadi produk unggulan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan peningkatan kompetensi UMKM Kriya di Kabupaten Solok ini akan diselenggarakan mulai tanggal 20 Juli 2023 yang akan memberikan pelatihan kepada 100 pelaku UMKM kriya, khususnya bagi perajin tekstil dan anyaman. Selanjutnya, kegiatan akan diselenggarakan di Kota Padang Panjang pada tanggal 21 sampai dengan 22 Juli 2023 dengan agenda pelatihan 350 pelaku UMKM kriya yang berlokasi di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang).

(sis)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *