pemkab muba
OlahragaKota Bukittinggi

300 Peserta Ikuti Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike

17
×

300 Peserta Ikuti Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike

Sebarkan artikel ini
Wako Ramlan Nurmatias saat pembukaan Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike
Wako Ramlan Nurmatias saat pembukaan Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike. (f/pemko)

Mjnews.id – Lomba Pushbike sukses digelar dan diikuti 300 lebih peserta melalui acara “Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike” di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bukittinggi, Minggu 6 Juli 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengapresiasi penyelenggaraan lomba balap sepeda khusus anak tanpa pedal (Pushbike) itu.

ADVERTISEMENT

Ramlan mengungkap, perlombaan serupa akan ditarget digelar dua kali setahun.

“Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan di bidang olahraga. Ditargetkan terselenggara dua kali dalam setahun bertaraf Internasional,” ungkap Ramlan.

Wako Ramlan menambahkan, Pemko Bukittinggi terus mendukung kegiatan ini, melalui fasilitas tempat dan keamanan. Uniknya, peserta mayoritas dari luar Sumbar.

“Kita targetkan tahun depan diperbesar dengan mengundang peserta dari Malaysia dan Singapura dan lainnya,” kata Ramlan.

Menurutnya, perlombaan sepeda tanpa pedal atau sistem penggerak itu olahraga unik yang mengajari anak-anak kesiapan mental, fisik dan kesabaran.

Wako mengatakan event ini juga menjadi titik peningkatan ekonomi dengan masuknya tamu ke dalam kota yang mempengaruhi tingkat hunian hotel dan jual beli masyarakat.

“Saya minta nanti digelar bertepatan juga dengan hari libur anak sekolah, kita siap menjadikan Bukittinggi kota wistaa olahraga. Saya akan rapatkan nanti dan kita anggarkan di kalender pariwisata,” kata Ramlan.

Wako menambahkan apresiasi kepada seluruh pegiat dan pendukung olahraga Pushbike, panitia, peserta dan orangtua serta sponsor yang telah mendukung kegiatan.

Ketua Pelaksana Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike, Ade Jeri Harlan mengatakan Pushbike merupakan olahraga anak berbasis sepeda tanpa pedal yang dirancang khusus untuk anak-anak usia dini umur 2-10 tahun.

“Ini event perdana di Kota Bukittinggi, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan jenis olahraga baru yang ramah anak, sekaligus mendukung pengembangan sport tourism dan menciptakan ruang berkumpul bagi masyarakat,” kata Ade.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT