BeritaKota PadangPendidikan

Departemen Ilmu Komunikasi Unand Edukasi Literasi Digital Siswa SMKN 2 Padang

103
×

Departemen Ilmu Komunikasi Unand Edukasi Literasi Digital Siswa SMKN 2 Padang

Sebarkan artikel ini
Departemen Ilmu Komunikasi Unand Edukasi Literasi Digital Siswa SMKN 2 Padang
Departemen Ilmu Komunikasi Unand Edukasi Literasi Digital Siswa SMKN 2 Padang. (f/ist)

Mjnews.id – Maraknya penyebaran hoaks dan pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas (Unand), khususnya Konsentrasi Jurnalistik, untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 2 Kota Padang, Sabtu 13 Desember 2025.

Kegiatan ini berfokus pada penguatan literasi digital siswa, khususnya dalam menanggulangi hoaks serta memahami pemanfaatan AI secara cerdas dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

Pada sesi pertama, pemateri Fadlan menyampaikan materi mengenai literasi digital dan hoaks. Dalam pemaparannya, Fadlan menjelaskan bahwa hoaks merupakan informasi palsu atau menyesatkan yang sengaja disebarkan untuk memengaruhi emosi dan opini publik.

Siswa diperkenalkan dengan ciri-ciri hoaks, alasan hoaks mudah menyebar di media sosial, serta dampak negatifnya bagi individu maupun masyarakat. Selain itu, peserta juga dibekali langkah-langkah sederhana dalam melakukan pengecekan fakta agar tidak terjebak dalam arus informasi palsu.

Sesi kedua dilanjutkan oleh pemateri Nurul yang membahas perkembangan dan peran Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di bidang pendidikan. Nurul menekankan bahwa AI merupakan teknologi pendukung yang dirancang untuk membantu manusia bekerja lebih efektif dan efisien, bukan untuk menggantikan peran manusia sepenuhnya.

Siswa diajak memahami berbagai bentuk pemanfaatan AI, mulai dari membantu proses belajar hingga pengolahan informasi, sekaligus dikenalkan pada etika penggunaan AI agar tidak disalahgunakan dalam kegiatan akademik.

Dalam pemaparannya, Nurul juga menjelaskan batasan penggunaan AI di lingkungan pendidikan serta cara membedakan konten yang dihasilkan oleh AI dan manusia. Hal ini penting agar siswa tetap mengedepankan proses berpikir kritis, kreativitas, dan kejujuran akademik dalam memanfaatkan teknologi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, pemutaran contoh kasus, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya aktif menggunakan media digital, tetapi juga kritis dalam menyaring informasi serta bijak dalam memanfaatkan teknologi AI.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT