![]() |
| Komisi III DPRD Padang melakukan hearing dan kunjungan lapangan dengan stakeholder terkait ke kawasan wisata Pantai Air Manis. (f/humas) |
PADANG, Mjnews.id – Sebanyak Empat ribu orang lebih diprediksi bakal meramaikan gelaran Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) Tahun 2022 yang dihelat Agustus 2022 mendatang di Kota Padang.
Dengan telah dilaunchingnya beberapa waktu lalu, menandakan Kota Padang siap sebagai tuan rumah perhelatan.
Tak kurang dari 90 kota di seluruh Indonesia akan berpartisipasi pada rangkaian kegiatan Rakernas Apeksi 2022.
Walikota Padang, Hendri Septa mengatakan, kedatangan para peserta Rakernas Apeksi di Kota Padang nantinya akan menggerakkan roda perekonomian warga yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Apeksi diharapkan menjadi momentum peningkatan ekonomi masyarakat Kota Padang, salah satunya Legenda Batu Malin Kundangnya. Para tamu dipastikan akan mengunjungi destinasi wisata Kota Padang yang terletak di Pantai Air Manis tersebut.
Untuk itu, DPRD Kota Padang ingin memastikan objek wisata tersebut siap menerima tamu Apeksi. Komisi III melakukan hearing dan kunjungan lapangan dengan stakeholder terkait ke kawasan wisata Pantai Air Manis tersebut, Senin 30 Mei 2022.
Di sini, anggota Komisi III melihat langsung pembangunan kios yang direncanakan untuk pembenahan di kawasan tersebut. Ironisnya, melihat langsung kondisi dan bangunan itu, anggota Komisi III merasa kecewa.
Anggota Komisi III Surya Jufri mengatakan, perlu dilakukan pembenahan yang lebih serius, terutama kebersihan lokasi wisata dimana ditemukan tumpukan sampah.
Selain itu, ungkap Bitel, perlu juga dilakukan pembenahan terhadap sarana prasarana yang belum termanfaatkan, seperti belum tersedianya air di WC umum yang baru selesai dibangun, kios-kios yang baru yang belum termanfaatkan.
“Kios ini harus dimanfaatkan segera agar tidak mudah rusak karena tidak dimanfaatkan,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi III lainnya, Osman Ayub mengatakan secara fisik pekerjaan sudah PHO.
Namun, Osman mempertanyakan jika memang dinyatakan sudah siap kenapa kios-kios ini tidak langsung digunakan.
Osman menyatakan ketidaksenangannya melihat kondisi yang tersaji. Dia mengatakan tentu akan ada risiko dan rekomendasi dari DPRD, perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas terkait.
Kekecewaan juga diungkapkan Ketua Komisi III Boby Rustam. Ia meminta PSM selaku pengelola lokasi wisata kebanggaan orang Padang ini untuk lebih profesional melakukan tata kelola baik secara manajemen maupun secara teknis. Di samping itu, perlu dilakukan pengawasan oleh stakeholder terkait.
Boby Rustam mengatakan, menindaklanjuti permasalahan ini, Komisi III akan memanggil instansi terkait untuk memberikan penjelasan terkait kondisi di kawasan wisata Pantai Air Manis tersebut. Pemanggilan dijadwalkan pada 6 Juni 2022.
(Humas DPRD Kota Padang)
