Dikatakan Yudhi, sebagai komitmen Rumah Biliar Nineball Payakumbuh untuk merubah olah raga biliar dari yang selama ini dipandang negatif menjadi olahraga yang positif.
“Dalam waktu dekat ini Rumah Biliar Nineball Payakumbuh akan mengadakan audisi pencarian bakat U-16 yang nantinya akan dibina sebagai atlet Rumah Biliar Nineball Payakumbuh,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Payakumbuh, Hadiatul Rahmat, menyebutkan turnamen antar wartawan se Sumatra Barat ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan biliar sebagai olahraga yang positif dan kompetitif di tengah masyarakat.
“Melalui turnamen antar wartawan ini, kami ingin menghapus stigma negatif terhadap olahraga biliar. Ini cabang olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi, teknik, dan sportivitas,” harapnya.
Pertandingan biliar yang dilaksanakan di Nineball Biliar itu, Paul Hendri PWI kota Padang Panjang berhasil menjadi pemuncak, disusul Safriyanto di posisi kedua dan Yuwardi Tanjung di posisi ketiga.
(Yud)
