BeritaKemenagKota Sawahlunto

Dialog dengan Ormas Islam, Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Temu Ramah Titian Muhibah

32
×

Dialog dengan Ormas Islam, Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Temu Ramah Titian Muhibah

Sebarkan artikel ini
Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Temu Ramah Titian Muhibah Ormas Islam
Kemenag Kota Sawahlunto Gelar Temu Ramah Titian Muhibah Ormas Islam. (f/ist)

Mjnews.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto menggelar temu ramah Titian Muhibah Ormas Islam, dibalut dengan tema Kolaborasi Lintas Sektoral Menuju Peradaban Madani di Kota Sawahlunto.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kemenag Sawahlunto pada Rabu 3 Juni 2026 tersebut, diikuti oleh berbagai ormas Islam yang ada di Sawahlunto seperti, MUI, Muhammadiyah, Baznas, BKMT dan berbagai ormas Islam lainnya, serta Insan Pers dan juga Radio Sawahlunto FM.

ADVERTISEMENT

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., MM, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan wadah untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik di Kota Sawahlunto.

Menurutnya, terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan akidah generasi muda, peningkatan kualitas ibadah masyarakat, pembinaan moral remaja, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Kita berharap seluruh elemen umat, organisasi keagamaan, pemerintah daerah, media massa, dan masyarakat dapat bersinergi dalam mewujudkan Sawahlunto sebagai kota yang maju, religius, dan berperadaban,” ujar Zulkifli.

Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag juga memaparkan sejumlah program yang dilauncing di Sawahlunto, di antaranya Sawahlunto Berdzikir, penguatan Kampung Zakat, serta program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.

Selain itu, Kementerian Agama juga meluncurkan program inovasi BERWIBAWA (Berinfak dan Berwakaf Membantu Warga) sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sawahlunto, Johan Efendi, menyambut baik pelaksanaan dialog tersebut. Ia berharap forum komunikasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan organisasi keagamaan dapat dilaksanakan secara berkala.

“Kami berharap pertemuan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga berbagai persoalan umat dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi yang nyata,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT