BeritaKemenagKota Sawahlunto

Kemenag Kota Sawahlunto Ikuti Wajib Halal Oktober 2026 bersama BPJPH

21
×

Kemenag Kota Sawahlunto Ikuti Wajib Halal Oktober 2026 bersama BPJPH

Sebarkan artikel ini
Kemenag Kota Sawahlunto Ikuti Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 bersama BPJPH Ri secara daring
Kemenag Kota Sawahlunto Ikuti Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 bersama BPJPH Ri secara daring. (f/ist)

Mjnews.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto mengikuti Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 secara daring melalui live streaming bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Kamis 4 Juni 2026, bertempat di Aula Kemenag Kota Sawahlunto.

Kegiatan diikuti oleh ASN Kemenag, Pendamping Proses Produk Halal (P3H), pelaku UMKM, serta berbagai pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan sertifikasi halal menjelang pemberlakuan Wajib Halal Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Usai mengikuti kegiatan nasional tersebut, Kemenag Kota Sawahlunto melaksanakan penyerahan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku usaha yang telah menyelesaikan proses sertifikasi produknya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi langsung ke pasar-pasar dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Para Pendamping Proses Produk Halal (P3H) Kota Sawahlunto turun langsung membagikan flyer dan memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait pentingnya sertifikasi halal.

Pentingnya sertifikasi halal

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M, menyampaikan bahwa konsep halal telah menjadi bagian penting dalam ajaran Islam jauh sebelum hadirnya regulasi sertifikasi halal.

“Jauh sebelum program halal ini dilaksanakan, Alquran telah mengajarkan konsep halalan thayyiban, yaitu makanan yang halal sekaligus baik untuk dikonsumsi. Karena mayoritas penduduk kita beragama Islam, tentu negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan jaminan kehalalan produk yang beredar di masyarakat,” ujarnya.

Kakan Kemenag menegaskan bahwa upaya sosialisasi harus terus diperluas agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM, semakin memahami pentingnya sertifikasi halal baik dari sisi syariat maupun peningkatan daya saing usaha.

Ia juga berharap para penyuluh agama dan pendamping halal dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga target Wajib Halal Oktober 2026 dapat tercapai dengan baik di Kota Sawahlunto.

(Uni)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT