BeritaKemenagKota Sawahlunto

FKUB Kota Sawahlunto Perkuat Koordinasi, Evaluasi dan Kolaborasi

29
FKUB Kota Sawahlunto menggelar rapat koordinasi dan evaluasi di Aula Kemenag
FKUB Kota Sawahlunto menggelar rapat koordinasi dan evaluasi di Aula Kemenag. (f/humas)

Ia juga mengingatkan agar FKUB tidak menjadi pihak yang justru memunculkan persoalan atau memancing ketegangan di tengah masyarakat. Sebaliknya, FKUB harus mampu menjadi bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan mencegah potensi konflik sejak dini.

Ia menambahkan, kerjasama, komunikasi dan koordinasi menjadi semakin penting bagi Sawahlunto yang memiliki masyarakat multietnis. Dengan komunikasi yang baik, potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan dapat diketahui dan dicegah lebih cepat.

ADVERTISEMENT

“Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang. Tidak ada masalah yang berat jika kita bisa membangun kerja sama dan komunikasi yang baik,” tutur Zulkifli

Sementara itu, Kepala Kesbangpol yang diwakili Yufinarti Padma, S.E., menyampaikan bahwa kondisi masyarakat saat ini berbeda dengan masa lalu, terutama dengan semakin terbukanya arus informasi melalui media sosial.

Menurutnya, media sosial dapat memberikan dampak positif sekaligus negatif. Karena itu, FKUB memiliki peran penting dalam menjaga komunikasi antartokoh agama dan mencegah terjadinya pergesekan di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan pesan Wali Kota Sawahlunto agar potensi pergesekan antarumat beragama dapat terus dicegah melalui peran dan koordinasi FKUB.

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi tersebut turut dibahas sejumlah rencana kegiatan FKUB. Di antaranya Dialog Kerukunan Umat Beragama yang melibatkan tokoh agama dan generasi muda.

Selain itu, direncanakan pula kemah pelajar lintas agama sebagai sarana sosialisasi dan pengenalan nilai-nilai kerukunan umat beragama kepada generasi muda.

Pelaksanaan kegiatan tersebut direncanakan menggunakan dukungan dana dari Pemerintah Daerah sebesar Rp50 juta. Rapat juga membahas sejumlah kegiatan yang akan diprogramkan FKUB untuk tahun 2027.

Melalui rakor tersebut, FKUB diharapkan semakin memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antartokoh agama serta pemerintah, sehingga kerukunan umat beragama di Kota Sawahlunto dapat terus terjaga.

(Uni)

Exit mobile version