Kota Sawahlunto

Pemko Sawahlunto Berikan Bantuan Bibit dan Pinjamkan Alsintan ke Petani Jagung

247
Deri Asta saat panen jagung di Desa Batu Tanjung
Walikota Deri Asta saat panen jagung di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi. (f/humas)

SAWAHLUNTO, Mjnews.id – Walikota (Wako) Sawahlunto, Deri Asta, SH pada Kamis (19/5/2022) siang, kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa, Pemko Sawahlunto akan hadir dalam meringankan modal para petani jagung. Dimulai dari bertanam, mengolah hingga sampai memanen jagung. 
Lazimnya, berbagai bentuk dukungan akan diberikan oleh Pemko Sawahlunto. Dukungan kepada para petani jagung di Kota Sawahlunto, diberikan dalam bentuk bantuan bibit bahkan meminjamkan alat mesin pertanian (alsintan), hingga pupuk bersubsidi serta pendampingan dari penyuluh pertanian Kota Sawahlunto. 
“Pemko berupaya untuk membantu, bagaimana agar modal yang dibutuhkan, bisa ditekan seminimal mungkin. Sehingga dengan modal yang relatif sedikit, keuntungan para petani bisa lebih besar. Salah satunya, dengan membantu melalui bibit serta meminjamkan alsintan sehingga modal petani bisa berkurang sekian persen,” ujar Deri Asta yang disampaikan saat mengikuti panen jagung di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. 
Wako Deri Asta menyebutkan bahwa, potensi pertanian jagung di Sawahlunto masih terbuka lebar. Sebab, untuk kebutuhan jagung dalam Kota Sawahlunto saat ini belum mampu terpenuhi oleh produksi jagung petani lokal. Sehingga untuk memenuhinya, masih diiisi oleh jagung dari Kabupaten tetangga, seperti Tanah Datar. 
“Komitmen pemko untuk melakukan peningkatan serta mendukung dan membantu sektor pertanian, utamanya petani jagung agar dapat menjadi bagian dari kegiatan menumbuh-kembangkan ekonomi produktif di tengah masyarakat. Saat ini, melalui dinas terkait, Pemko Sawahlunto akan lebih intensif dan akan terus mengawal para petani jagung Sawahlunto,” ungkap Wako Sawahlunto saat mengulang dan menegaskan kembali komitmen pemko. 
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Heni Purwaningsih mengatakan bahwa untuk bibit jagung yang dibantu adalah varietas NK 212. Dan saat ini untuk Desa Batu Tanjung telah diberikan bantuan sebanyak 225 Kg dari luas lahan yang ada pada kisaran 15 hektare, berdadarkan data yang ada pada tahun 2021 lalu. 
“Untuk Alsintan bagi para petani jagung di Desa Batu Tanjung ini, kita pinjamkan kepada kelompok tani, kemudian digunakan secara bergantian. Alsintan ini ada yang untuk mengolah tanah sampai mengolah hasil panen jagungnya,” ujar Kadis Heni Purwaningsih. 
Bagi kelompok tani yang bertanam jagung misalnya, seperti yang diutarakan oleh Kepala Desa Batu Tanjung, Marwan bahwa, pihak desa pun akan memberikan berbagai bentuk dukungan, kepada pihak Kelompok Tani Usaha Mandiri dan Kelompok Tani Saiyo Sakato yang berada di wilayahnya. 
Untuk diketahui, Desa Batu Tanjung secara keseluruhan telah menanam jagung dengan lahan seluas dua (2) hektar dan rata-rata berada di areal rumah warga atau penduduk. Dan luas yang telah dipanen saat ini, baru pada kisaran 0, 25 hektar. 
Lebih lanjut Kades Marwan memberi uraian bahwa saat ini, tingkat produktifitas atau hasil panen sudah mencapai 7,8 ton/hektar dengan masa panen, selama empat bulan (4). Sekarang harga jagung pipilan di tingkat petani jagung, berada pada kisaran Rp5.200,-/Kg,” ujar Marwan memberikan rinciannya.
(Fd/Enggo)
Exit mobile version