Mjnews.id – Sebuah tangkapan video (reel) yang diunggah ke Facebook pada Selasa 16 September 2025 oleh Akun SY memperlihatkan 3 orang ibu-ibu lagi Spill (membocorkan) beli emas batangan mini.
Salah seorang ibu-ibu (Rat) yang lagi “kepoin” beli emas ke Medsos tersebut diduga merupakan Istri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Alia Efendi.
Fenomena ramainya istri pejabat dan keluarganya yang gemar kekayaan dan bergaya hidup mewah dan unggah di medsos ini, dinilai Jefri Sandra sebagai tindakan yang tidak etis, dan tidak berempati pada keadaan masyarakat yang saat ini serba sulit.
“Gaya hidup mewah para istri pejabat dan keluarganya lalu didokumentasikan dan diunggah di media sosial. Itu hal yang tidak etis. Jauh dari perasaan empati terhadap masyarakat yang masih banyak kesulitan dari segi ekonomi,” kata Jefri dengan nada agak jengkel saat bincang-bincang dengan wartawan di salah satu cafe pusat Kota Payakumbuh, Rabu 8 Oktober 2025.
Menurut pemerhati hukum Luak 50 itu, sebenarnya gaya hidup mewah dan hedon di kalangan keluarga pejabat ini sudah terjadi sejak dulu. Hanya saja, mereka tidak menyebarkannya ke publik.
Belakangan, karena kecanggihan dunia digital, gaya hidup mewah dan hedon yang mereka dokumentasikan itu disebar di media sosial dan menjadi viral. Para netizen pun pasti mempertanyakan asal usul kekayaan sang suami yaitu Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota.
Jelas ini salah mereka sendiri. Istilahnya menjadi bumerang. Mereka memajang di medsos saat beli emas dan hal ini terkesan menunjukkan gaya hidup mewah dan perilaku ini akan berdampak kepada karir sang suami.
“Kita berharap agar perilaku istri pejabat yang terkesan pamer di media sosial ini yang terakhir di Kabupaten Limapuluh Kota. Meskipun secara aturan tidak ada menyalahi namun etikanya tentu tak baik di situasi saat ini,” beber Jefri.
Sebelumnya diberitakan, saat masyarakat menyoroti sang suami baru saja mendapatkan Mobil Dinas (Mobil Dinas Baru) dalam keadaan efisiensi anggaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat, namun 3 Pimpinan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota malah mendapatkan mobil dinas baru, yaitu 2 Unit Mobnas (BA 7 C dan BA 8 C) untuk 2 Wakil Ketua DPRD malah sudah dipamerkan dan digunakan 2 Pimpinan, sementara untuk BA 3 sedang proses.
Penggunanya 2 Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Alia Efendi (Nasdem) dan M. Fadhil Akbar (PKS). 2 Mobil tersebut dibeli dari APBD 50 Kota TA 2025 senilai Rp. 1.280.000.400.
Alia Efendi, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya membenarkan pengadaan Mobil Dinas untuk 2 Pimpinan (Wakil Ketua) DPRD itu sudah diterima.
Senada dengan Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Dewan Piddria Pala juga mengatakan, 2 unit mobil dinas baru milik wakil ketua sudah dibeli, sementara untuk Ketua DPRD sedang proses pembelian,” katanya singkat saja.
(Yud)
