Ia juga menekankan kewajiban berpuasa selama sebulan penuh merupakan sarana pembinaan keimanan dan keikhlasan. Ramadan, menurutnya, melatih kejujuran serta kesungguhan dalam beribadah.
“Tentukan niatmu, Allah akan menolong. Ramadan sejatinya melatih keikhlasan dan kejujuran,” pesannya.
Menutup ceramahnya, Buya Gusrizal berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum lahirnya generasi yang beriman, cerdas, dan amanah; generasi yang tidak hanya berorientasi pada capaian duniawi, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi kehidupan akhirat.
Melalui kegiatan Tarhib Ramadan dan peluncuran Pesantren Ramadan 1447 H ini, Pemprov Sumbar berharap semangat menyambut bulan suci dapat diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, penguatan karakter generasi muda, serta terbangunnya peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
(adpsb)
