BeritaBank NagariSumatera Barat

Ribuan Warga Ikuti Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari di Kota Solok

16
×

Ribuan Warga Ikuti Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari di Kota Solok

Sebarkan artikel ini
Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari di Kota Solok
Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari di Kota Solok. (f/pemprov)

Mjnews.id – Ribuan masyarakat memadati kawasan Taman Kota Solok, Minggu (10/5/2026), untuk mengikuti puncak Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari periode 1 Agustus 2025 hingga 31 Maret 2026.

Momentum itu juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat literasi keuangan masyarakat, sekaligus mengajaknya membangun budaya menabung.

ADVERTISEMENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. Ia menyebut program Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari bukan sekadar seremoni pengundian hadiah, tetapi bagian dari upaya membangun kebiasaan menabung secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Budaya menabung merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi, baik pada tingkat individu, keluarga, maupun daerah. Setiap rupiah yang ditabung masyarakat sesungguhnya ikut menjadi kekuatan pembangunan daerah,” ujar Mahyeldi.

Kegiatan berlangsung sejak pagi. Selain pengundian hadiah utama, masyarakat juga disuguhkan hiburan rakyat serta promosi berbagai layanan digital perbankan dari Bank Nagari.

Menurut Gubernur, Bank Nagari tidak hanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan, memperkuat UMKM, serta meningkatkan inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah.

Ia juga mengapresiasi konsistensi Bank Nagari dalam menghadirkan inovasi layanan dan program penghargaan bagi nasabah. Salah satunya, melalui program Gebyar Hadiah Tabungan yang menjadi salah satu langkah efektif dalam meningkatkan penghimpunan dana masyarakat yang nantinya dapat kembali disalurkan untuk mendukung sektor-sektor produktif.

“Bank Nagari terus melakukan transformasi, baik dari sisi digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, Bank Nagari menjadi semakin dipercaya masyarakat Sumatera Barat,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan peningkatan inklusi keuangan memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam layanan perbankan, semakin besar pula peluang daerah memperkuat pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM dan ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung perekonomian Sumatera Barat.

“Tabungan tidak boleh berhenti hanya sebagai simpanan. Tabungan harus menjadi energi penggerak ekonomi daerah. Dana masyarakat yang dihimpun harus kembali disalurkan untuk pembiayaan sektor pertanian, industri pengolahan, pariwisata, dan sektor produktif lainnya yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT