pemkab muba
BeritaKota PadangSumatera Barat

Tinjau Lokasi Banjir di Kota Padang, Gubernur Sumbar Instruksikan Pengerahan Alat Berat

10
×

Tinjau Lokasi Banjir di Kota Padang, Gubernur Sumbar Instruksikan Pengerahan Alat Berat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi tinjau Lokasi Banjir di Kota Padang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi tinjau Lokasi Banjir di Kota Padang. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bergerak cepat melakukan peninjauan ke lokasi banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Padang. Salah satu titik lokasi terdampak yang dikunjungi Gubernur adalah kawasan Guo, RT 001/RW VI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi memastikan Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Konstruksi dan Sumber Daya Air (PSDA) segera mengerahkan alat berat untuk memulihkan aliran Sungai yang sudah berubah jalur akibat derasnya arus, sehingga akses jalan yang sempat terputus dapat kembali difungsikan.

ADVERTISEMENT

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Mahyeldi melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang terdampak serta aliran sungai yang meluap hingga melintasi badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Hari ini kami turun langsung memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin. Dinas PSDA sudah saya instruksikan segera mengerahkan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula sehingga potensi banjir susulan dapat diminimalkan dan akses masyarakat segera pulih,” ujar Mahyeldi saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana di Kota Padang, Selasa (4/8/2026)

Selain pengerahan alat berat, Mahyeldi juga menginstruksikan seluruh OPD terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani dampak bencana, mendata kerusakan, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

“Saya sudah meminta seluruh OPD terkait bergerak cepat. Penanganan harus dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan dan dampak bencana tidak semakin meluas,” katanya.

Berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 15 titik banjir di Kota Padang. Sementara itu, bencana serupa juga mulai terjadi di sejumlah daerah lain di Sumbar, termasuk Kabupaten Agam.

Mahyeldi mengatakan pemerintah akan terus memantau perkembangan cuaca menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan.

“Karena potensi hujan masih cukup tinggi, kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di bantaran sungai maupun kawasan rawan longsor,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi arus sungai atau genangan dengan debit air yang tinggi demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan.

“Apabila menemukan arus yang deras, jangan memaksakan diri menyeberang. Utamakan keselamatan dengan mencari tempat yang lebih aman sampai kondisi benar-benar memungkinkan,” tegasnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT