Literasi bukan hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis
Menurutnya, literasi bukan hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun kemampuan memahami informasi, menganalisis persoalan, serta melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Datang ke sekolah itu untuk menambah ilmu. Salah satu jalannya adalah membaca. Literasi sangat penting karena membantu kita berpikir kritis dan logis,” tuturnya.
Di samping usaha dan kesungguhan dalam belajar, Muhidi turut mengingatkan pentingnya doa dalam menjalani kehidupan. Ia mengajak para pelajar untuk senantiasa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing sebagai bagian dari ikhtiar dalam menggapai cita-cita.
Menurutnya, keberhasilan membutuhkan perpaduan antara kemauan belajar, kedisiplinan, bimbingan guru, kebiasaan membaca, serta doa.
Melalui kegiatan Latihan Menulis dan Literasi Angkatan ke-5 ini, Muhidi berharap para pelajar semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan diri, mencintai dunia pendidikan, dan menjadikan membaca serta menulis sebagai kebiasaan sehari-hari.
Ia juga berharap generasi muda Sumatera Barat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, wawasan luas, dan kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan masa depan.
(hpr)
