Pasaman BaratSumatera Barat

Universitas Andalas Kirim Tiga Tim ke Pasaman Barat

270
×

Universitas Andalas Kirim Tiga Tim ke Pasaman Barat

Sebarkan artikel ini
Yuliandri foto bersama dengan tim
Rektor Unand, Prof. Yuliandri foto bersama dengan tim yang diberangkatkan ke Pasaman Barat. (ist)


PADANG, Mjnews.id – Universitas Andalas (Unand) Padang bergerak cepat dalam membantu korban gempa di Pasaman Barat dan Pasaman. Pihak universitas mengirimkan tenaga bantuan untuk kesehatan, infrastruktur dan tanggap darurat lainnya.
Tiga tim dikirim ke Pasaman Barat yang dilanda gempa bumi Jumat (25/2/2022). Tim dilepas oleh Rektor Prof. Yuliandri, Sabtu (26/3/2022) di Fakultas Kedokteran Jati.
Sebelumnya, Jumat (25/2/2022) sore diberangkatkan tim pertama yang terdiri dari tim Pusat Tanggap Bencana (PTB), Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Universitas Andalas. Tim diketuai dokter Rizki Rahmadian, Sp.OT(K) bernggotan 24 orang terdiri dari bagian bedah, orthopedi, ilmu penyakit dalam, mata, anak dan perawat.
Tim kedua terdiri dari Pusat Tanggap Bencana (PSB) dan tim Fakultas Keperawatan diketuai Ns. Mahathir fokus kepada perawatan luka dan evakuasi, beranggotakan enam orang, akan diberangkatkan sore ini. Sementara tim yang dilepas hari ini berasal dari Pusat Studi Bencana.
Tim ketiga yang dipimpin Prof. Fauzan menyebutkan timnya bertugas untuk memetakan persoalan infrastruktur atau asesmen bangunan. “Kita membantu pemerintah di Kabupaten Pasaman Barat untuk survei kerusakan bangunan yang terjadi akibat gempa, baik rumah, bangunan publik dan perkantoran.  Nantinya tim mendata kerusakan bangunan baik yang ringan, sedang maupun berat sesuai permintaan BNPB,” sambungnya.
Guru Besar Fakultas Teknik tersebut menyebutkan, timnya akan berkoordinasi dengan Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, BPBD dan pihak terkait lainnya. 
Tim akan menuju Gunung Talamau, Kajai, Simpang Empat, serta daerah terparah yang dilanda gempa. “Kita akan mengikuti arahan pemerintah setempat,” ujarnya.
Rektor Yuliandri mengemukakan Universitas Andalas sudah mengirimkan tenaga kesehatan untuk membantu pertolongan terhadap korban gempa. “Tim kita sudah bekerja membantu tenaga medis pada rumah sakit di Pasaman Barat,” kata Yuliandri.
Sedangkan untuk tim PSB dimaksudkan untuk mengkaji tentang bangunan dan infrastruktur. Hal ini untuk mitigasi bencana dan perbaikan di masa rehab rekon. “Tim kita akan mengevaluasi kelayakan bangunan dan memberikan rekomendasi dalam tahap pembangunan kembali,” kata Rektor.
(***)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *