Terakhir, mulai 2022 kemarin, Bupati Benny Utama melaunching inovasi programnya, bertajuk ‘Satu Jorong Satu Polindes’ guna mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Pasaman hingga ke pelosok daerah.
“Khusus program berobat gratis, kita sudah siapkan anggaran melalui APBD Pasaman sebesar Rp47 miliar per-tahun,” ungkap Bupati.
Di tempat yang sama, Ketua Pembina Yarsi Sumatera Barat, Prof. Dr. Yaswirman, MA menyebutkan, bahwa RS Ibnu Sina Panti merupakan RS Yarsi yang ke enam di Sumatera Barat dan menjadi
RS Ibnu Sina satu-satunya yang didirikan di kecamatan.
“Yarsi Sumatera Barat sudah membangun enam rumah sakit. Pertama di Kota Padang, kemudian di Bukit Tinggi, Payakumbuh, Padang Panjang, lalu di Simpang.Empat Kabupaten Pasaman Barat serta RSI Ibnu Sina Panti di Kabupaten Pasaman,” sebut Prof. Yaswirman
Dikisahkan Yaswirman, RS Islam Ibnu Sina Panti didirikan sejak 10 Oktober 1978, dengan status sebagai Balai Kesehatan. Baru di tahun 2017 ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit dan tahun ini ditargetkan menjadi Rumah Sakit Type B, lantaran daya tampung atau ketersediaan tempat tidur rawat inap sudah diatas 50 tempat tidur.
Gedung baru rawat inap Safa Marwa yang diresmikan Bupati Pasaman hari ini, terdiri dari.dua lantai dengan 9 ruang rawat inap, termasuk dua ruangan VIP di lantai dasar.
(Riki)
