Limapuluh KotaSumatera Barat

Ini Strategi Bupati Safaruddin Wujudkan Visi dan Misi Lima Puluh Kota

89
Bupati Lima Puluh kota, Safaruddin
Bupati Lima Puluh kota, Safaruddin (kedua dari kiri). (f/ist)

Populasi sapi pada 2021 di Kabupaten Lima Puluh Kota sebanyak 48.451 dan meningkat menjadi 53.906 pada tahun 2022. Target 100.000 ekor sapi akan dicapai pada 2026.

Langkah- langkah yang dilaksanakan Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan dalam mencapai program Unggulan Kepala Daerah adalah :

ADVERTISEMENT
  1. Memberikan bantuan ternak kepada masyarakat melalui Kelompok Tani yang telah terdaftar baik itu di SIMLUHTAN maupun di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dengan total bantuan ternak sapi yang diberikan sebanyak 32 ekor selama tahun 2021 dan 2022.
  2. Meningkatkan koordinasi dengan Provinsi dan Pusat untuk mendapatkan Bantuan ternak melalui Proposal 
  3. Meningkatkan populasi dengan melaksanakan kegiatan Inseminasi Buatan yang lebih baik dan berkualitas dengan jumlah kelahiran Lebih kurang 7.700 selama Tahun 2022.
  4. Meningkatkan kualitas Penyuluh Pertanian dalam membina Kelompok Tani di Kabupaten Lima Puluh Kota.
  5. Meningkatkan pelayanan kesehatan hewan di Kabupaten Lima Puluh Kota.
  6. Meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota (Politani Payakumbuh), SMKPP Padang Mengatas dan BPTU Padang Mengatas.
  7. Menuntut Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk komitmen dengan program 1 juta ekor populasi kambing.

Capaian pada tahun 2021 sejumlah 30.020 ekor dan pada tahun 2022 sejumlah 40.349 ekor. Dalam rangka mewujudkan target populasi kambing 1.000.000 ekor, pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota membuka kesempatan kerjasama dengan para investor. Pada tahun 2022 juga telah dilakukan pengadaan kambing sebanyak 10.320 ekor.

  1. Menuntut Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk komitmen dalam menjalankan program menghasilkan 20 juta bibit ikan per bulan.

Luas potensi lahan budidaya kolam saat ini ±1.527 Ha, sedangkan lahan yang telah termanfaatkan sebesar 1.147 Ha (75%). Pembukaan dan pemanfaatan lahan untuk budidaya ikan terus kita laksanakan dengan cara membuka lahan baru menggunakan peralatan dan memanfaatkan lahan-lahan kolam yang terlantar serta sawah yang berpotensi untuk pengembangan minapadi. Strategi pembukaan dan pemanfaatan lahan ini terus kita laksanakan untuk meningkatkan produksi ikan konsumsi dan benih ikan yang diproduksi oleh Balai Benih Ikan (BBI) dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR). 

Disampaikannya bahwa semasa pandemi Covid-19 ditahun 2020 s/d 2021 terjadi penurunan produksi perikanan yang sangat signifikan di kabupaten lima puluh kota. Hal ini disebabkan karena kurangnya permintaan ikan konsumsi dan secara langsung berdampak pada permintaan benih ikan di kalangan pembudidaya ikan.

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota melalui Dinas Perikanan berupaya memacu produksi perikanan pasca pandemi covid-19 melalui pembukaan dan pemanfaatan lahan budidaya perikanan, memberikan bantuan induk ikan berkualitas unggul, memfasilitasi bantuan permodalan, meningkatkan pengetahuan pembudidaya ikan tentang cara budidaya ikan yang efektif dan efisien, serta pengembangan, pengolahan dan pemasaran produk hasil perikanan.

Exit mobile version