Pesisir Selatan

Pesisir Selatan Dilanda Banjir, Nagari Binjai Tapan Terparah

300
Kabupaten Pesisir Selatan Dilanda Banjir.

Pesisir Selatan, Mjnews.id – Diguyur hujan sejak Kamis hingga Jumat (16-17/12/2021), sejumlah lokasi di Kabupaten Pesisir Selatan dilanda banjir dan longsor. 
Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan melaporkan, banjir terparah terjadi di Nagari Binjai, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Pesisir Selatan, Budi Anugerah, Sabtu (18/12/2021) mengungkapkan, banjir di Nagari Binjai Tapan dilaporkan mencapai ketinggian 1 meter lebih. Selain, di Binjai Tapan, banjir juga terjadi di Nagari Sungai Serik, Kecamatan Silaut.
“Di Binjai Tapan warga butuh evakuasi. Selain itu juga di Silaut dan Nagari Sungai Serik,” ungkapnya.
Selain di Binjai dan Sungai Serik, dari data yang dihimpun, banjir juga terjadi di Kampung Jalamu, Kecamatan Batang Kapas. Disini, banjir rendam lahan pertanian hingga akses jalan.
Selain itu, di Kampung Koto Lamo, Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang. Longsor dan pohon tumbang di Kampung Limau Manis, Nagari Kambang.
“Untuk jalan retak di Kampung Sungai Nipah. Lalu, longsor di Jalan Panasahan Painan,” terangnya.
Selain itu, banjir juga terjadi di Lunang Barat, Kecamatan Lunang dan banjir beserta longsor di Nagari Koto VIII, Kecamatan Ranah Pesisir. Di sini juga dilakukan evakuasi warga.
Di Batang Kapas sampai ke badan jalan. Tapi, yang terparah saat ini di Binjai warga butuh evakuasi,” katanya.
Banjir terjadi akibat tinggi intensitas curah hujan, sejak Kamis sore, 16 Desember 2021.
Warga Kesulitan Air Bersih
Warga di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan mengalami kesulitan air bersih, seiring matinya air PDAM setempat, pasca banjir di kawasan itu.
Kasi Pelayanan, Kecamatan Miftahudin mengungkapkan, kondisi ini diketahui sejak pagi, Sabtu 18 Desember 2021. Jaringan air PDAM diperkirakan rusak akibat diterjang banjir.
“Saat ini, terpaksa warga menggunakan air sumur dan sungai untuk bersih-bersih. Kondisinya masih berlumpur karena siap (terendam) banjir,” ungkapnya.
Seperti diketahui, wilayah setempat di rendam banjir, sejak Jumat, sore. Banjir dipicu hujan yang terjadi sejak Kamis malam.
Jaringan yang rusak dilaporkan berada di kawasan Nagari Kampung Tengah Tapan. Selain itu, tanggul sungai setempat juga rusak sepanjang 100 meter.
“Sumber air PDAM tersebut memang bersumber dari Kampung Tengah. Diperkirakan tersumbat,” terangnya.
Lanjutnya, untuk menindaklanjuti kondisi itu, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut kepada petugas PDAM setempat.
Menurutnya, kondisi tersebut akan segera ditangani, namun masih menunggu arahan dari atasannya.
“Petugasnya mengatakan segera dilaporkan ke pimpinannya. Hari ini kalau memang bisa diperbaiki, akan segera diperbaiki,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum mendapatkan konfirmasi langsung dari pejabat PDAM setempat. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Direktur PDAM, Herman Budiarto tidak mengangkat.
(myd)
Exit mobile version