BeritaSolok Selatan

Novi Hendrix Paparkan Potensi dan Penanganan Bencana di Solok Selatan

5
×

Novi Hendrix Paparkan Potensi dan Penanganan Bencana di Solok Selatan

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD, Novi Hendrix Paparkan Potensi dan Penanganan Bencana di Solok Selatan
Kepala Pelaksana BPBD, Novi Hendrix Paparkan Potensi dan Penanganan Bencana di Solok Selatan. (f/susriati)

Mjnews.id – Manajemen risiko bencana adalah penerapan kebijakan dan strategi pengurangan risiko untuk mencegah risiko bencana baru, mengurangi risiko yang ada, dan mengelola risiko sisa, yang berkontribusi pada penguatan ketahanan dan pengurangan kerugian akibat bencana.

Novi Hendrix, ST, selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan memaparkan tentang potensi bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Solok Selatan ini cukup tinggi, di antaranya banjir bandang.

ADVERTISEMENT

“Karena di Solok Selatan banyak sungai, kejadian bencana sepanjang tahun 2024 sudah terjadi bencana sebanyak 290 peristiwa,” ujar Novi Hendrix saat memberikan materi di hadapan para peserta pelatihan KSR PMI Kabupaten Solok Selatan di Hot Water Boom Sapan Maluluang, Sabtu (16/11/2024).

Dijelaskan, tingkat risiko bencana Kabupaten Solok Selatan RPB 2025-2029, diantaranya banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gempa bumi, Karhutla, kekeringan, letusan gunung berapi, likuefaksi, tanah longsor. Kelas semua itu risiko sangat tinggi.

Adapun manajemen bencana meliputi beberapa aspek perencanaan, penanggulangan, hingga tindakan pasca bencana manajemen bencana, pencegahan (pembangunan sarana dan prasarana), mitigasi (pemetaan, penyiapan perangkat lunak, penyiapan program penanggulangan) tahap tanggap Darurat (quick respon) selamatkan jiwa, kirim bantuan makan/logistik.

Diperlukan rehabilitasi (recovery) pemulihan keadaan, pembersian lingkungan. Dalam menanggulangi bencana juga diperlukan kolaborasi semua pihak seperti kolaborasi hari ini, yaitu BPBD Solok Selatan dan PMI Kabupaten Solok Selatan.

Turut hadir Ketua PMI kabupaten Solok Selatan Syamsurizaldi yang juga Sekdakab SolSel, staf BPBD, Pemateri dari PMI Sumatera Barat, penanggung jawab.

Kepala Pelaksana BPBD juga memberi apresiasi besar kepada para peserta KSR PMI Kabupaten Solok Selatan yang bersinergi (berbagi ilmu, Red).

(sus)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT