Anggaran TMMD ke-128
Untuk mendukung pelaksanaan program, dialokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar, yang terdiri dari Rp200 juta dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan Rp800 juta dari APBD Kabupaten Purbalingga. Dukungan operasional juga diberikan oleh Mabes TNI sebesar Rp338.300.000.
Tak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD Reguler ke-128 juga menyentuh aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sejumlah kegiatan nonfisik akan dilaksanakan, seperti pemugaran 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penanaman 7.300 batang pohon, pembangunan jaringan pipanisasi untuk irigasi, penyediaan toren air bersih bagi 350 kepala keluarga, pembangunan MCK, hingga kegiatan pembersihan lingkungan.
Pemilihan Desa Krangean sebagai lokasi TMMD sendiri, didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya terkait akses jalan yang masih terbatas dan menjadi hambatan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Kini, seiring dimulainya program TMMD, harapan itu mulai terasa nyata. Jalan yang akan diperbaiki, rumah yang akan direnovasi, hingga fasilitas umum yang akan dibangun, menjadi simbol perubahan yang dinanti warga.
Lebih dari itu, kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang terjalin selama program ini berlangsung menjadi kekuatan utama, bahwa pembangunan tidak hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses gotong royong yang menyatukan.
(*)












