pemkab muba
BeritaKota Bukittinggi

Pemko Bukittinggi Wisuda 638 Lulusan Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026

21
×

Pemko Bukittinggi Wisuda 638 Lulusan Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Pemko Bukittinggi Wisuda 638 Lulusan Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026
Pemko Bukittinggi Wisuda 638 Lulusan Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3APPKB ) laksanakan Wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di rumah dinas Walikota Bukittinggi, Selasa 21 Juli 2026.

Kepala Dinas, DP3APPKB Bukittinggi, Susi Yanti, menyampaikan, Sekolah Keluarga di Kota Bukittinggi sudah berjalan sejak tahun 2018. Sampai dengan tahun 2025 telah membina sebanyak 2.339 masyarakat yang berasal dari 24 kelurahan di Kota Bukittinggi.

ADVERTISEMENT

“Tahun 2026 ini, Peserta Sekolah Keluarga Gemilang yang mengikuti proses pembelajaran 699 orang, dan peserta yang berhak diwisuda sebanyak 638 orang yang berasal dari Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, 203 orang, Kecamatan Guguk Panjang 193 orang, Kecamatan MKS 242 orang dan total jumlah tersebut 8 orang diantaranya adalah laki laki,” jelas Susi Yanti.

Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan selaku inisiator Sekolah Keluarga Kota Bukittinggi Perjalanan Sekolah Keluarga di Kota Bukittinggi bukanlah perjalanan yang singkat. Program ini berawal pada tahun 2018, ketika kami melihat semakin beragamnya permasalahan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. mulai dari konflik dalam rumah tangga, pola pengasuhan yang kurang tepat, kekerasan terhadap perempuan dan anak, penyalahgunaan media digital, hingga persoalan kesejahteraan sosial, menunjukkan bahwa penyelesaiannya tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan hukum atau bantuan sosial semata.

“Kami menyadari bahwa akar dari banyak persoalan tersebut sering kali berada pada melemahnya fungsi keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat seseorang belajar. Ketika keluarga mampu menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik, maka setiap anggota keluarga akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik, matang secara emosional, kuat secara spiritual, dan bertanggung jawab secara sosial. Sebaliknya, ketika keluarga kehilangan kemampuan menjalankan fungsi tersebut, maka berbagai persoalan sosial akan lebih mudah muncul dan berkembang,” jelasnya.

Selanjutnya, Ny. Yesi Endriani Ramlan berharap kepada Ikatan Alumni Sekolah Keluarga Gemilang mampu menjadi pendorong perubahan para keluarga di Kota Bukittinggi menuju keluarga yang lebih baik, yakni keluarga yang memiliki ketahanan keluarga yang lebih kuat daripada sebelumnya, keluarga yang memiliki ketahanan di berbagai bidang, baik secara fisik, kesehatan, ekonomi, sosial psikologis dan budaya, maupun keamanan digital.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Sekolah Keluarga Gemilang merupakan salah satu program prioritas Pemko Bukittinggi untuk mewujudkan visi Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya. Program yang telah berjalan sejak 2018 dan bertransformasi pada 2025 ini bertujuan meningkatkan kualitas keluarga sebagai fondasi menciptakan generasi emas yang cerdas, sehat, berakhlak, dan berdaya saing. Di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan sosial, keluarga harus menjadi tempat pertama memberikan pendidikan, keteladanan dan perlindungan.

“Sekolah Keluarga Gemilang merupakan wujud kehadiran Pemko Bukittinggi dalam memperkuat ketahanan keluarga. Berbagai permasalahan sosial, seperti tingginya angka perceraian, KDRT, hingga maraknya pelaku LGBT, sering kali berawal dari keluarga. Karena itu, ketahanan keluarga tidak cukup hanya mengandalkan naluri, tetapi harus dibangun dengan ilmu yang terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Wako menegaskan, Pemko Bukittinggi berkomitmen melanjutkan Sekolah Keluarga Gemilang setiap tahun sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan mengatasi berbagai permasalahan sosial. Ia juga mengajak para wisudawan menjadi pelopor keluarga berkualitas dengan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di lingkungan masing-masing.

(Aii)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT