pemkab muba
BeritaLimapuluh KotaPendidikan

Wabup Limapuluh Kota Buka Lomba Festival Seni Kategori Bercerita Legenda Minangkabau

15
×

Wabup Limapuluh Kota Buka Lomba Festival Seni Kategori Bercerita Legenda Minangkabau

Sebarkan artikel ini
Wabup Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha saat pembukaan Lomba Festival Seni Kategori Bercerita Legenda Minangkabau
Wabup Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha saat pembukaan Lomba Festival Seni Kategori Bercerita Legenda Minangkabau. (f/yusra akbar)

Mjnews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota menggelar acara Lomba dan Festival Seni kategori Bercerita Legenda Minangkabau Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama), bertempat di halaman Kantor Disdik dan Kebudayaan kawasan Tanjung Pati Kecamatan Harau, Senin 3 Agustus 2026.

Sebelumnya telah diadakan juga kategori lomba Menulis Cerita Rakyat pada Rabu 27 Juli 2026 lalu. kemudian dilanjutkan lomba Bercerita Legenda Minangkabau Tingkat SMP pada 4 Agustus 2026 serta Lomba Badendang Minang hingga 06 Agustus 2026 dengan menghadirkan juri lomba diantaranya Ongdi Putra, Ilham Risadi, dan Rahmadella.

ADVERTISEMENT

Turut hadir dalam kegiatan festival Kapolsek Harau, sekretaris Disdikbud serta para kepala bidang termasuk Kabid Kebudayaan, dewan juri, pegiat seni dan peserta lomba utusan dari masing-masing sekolah yang ada di Limapuluh Kota.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai budaya di Kabupaten Limapuluh Kota tidak boleh luntur. Melalui kegiatan ini nantinya mampu melahirkan nilai-nilai yang menjunjung identitas budaya yang ada di Limapuluh Kota.

“Melalui kegiatan ini nantinya mampu membawa Limapuluh kota dikenal dengan daerah yang berbudaya, atas nama Pemkab mengapresiasi atas terlaksananya festival,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, Antoni dalam mengatakan kegiatan festival ini dalam rangka melestarikan budaya yang dimiliki di Limapuluh Kota.

Menurutnya budaya ialah warisan dari leluhur dan akan dilihat oleh bangsa lain. Kegiatan ini diharapkan mampu membawa budaya yang ada di Limapuluh Kota bisa dilihat oleh bangsa lain.

“Kegiatan kita mencakup tiga lomba, ada menulis cerita rakyat sudah dimulai pada Rabu kemarin, semua cerita yang muncul pada hari itu nantinya akan dibundelkan jadi buku, hari ini lomba bercerita dan dilanjutkan festival lagu-lagu dari daerah kita,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Sarnen Indra dalam arahannya mengatakan, silahkan berkompetisi, mudah-mudahan mendapatkan hasil yang terbaik dan bisa membanggakan orang tua serta nama sekolah asal.

Terpisah, juri lomba Rahmadella menyampailan bahwa hari ini diselenggarakan lomba bercerita legenda Minangkabau dengan menampilkan ceritanya khas Limapuluh Kota dari daerah masing-masing.

“Adik-adik memakai bahasa minangkabau, bukan bahasa Indonesia yang diminang-minangkan, durasi 5-7 menit, boleh memakai properti dan musik pengiring tapi tidak mengganggu aktivitas bercerita. Selamat berlomba dan bersenang senang, ini panggung milik ananda semuanya,” ujarnya.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT