pemkab muba
BeritaKepulauan MentawaiUNP

Mahasiswa KKN UNP 2026 Petakan Jalur Evakuasi Bencana di Desa Matobe Mentawai

21
×

Mahasiswa KKN UNP 2026 Petakan Jalur Evakuasi Bencana di Desa Matobe Mentawai

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang bersama perangkat desa dan masyarakat Desa Matobe memperlihatkan peta jalur evakuasi tsunami yang telah disusun sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapsiagaan bencana di desa.
Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang bersama perangkat desa dan masyarakat Desa Matobe memperlihatkan peta jalur evakuasi tsunami yang telah disusun sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapsiagaan bencana di desa. (f/ist)

Mjnews.id – Menghadapi bencana butuh kesiapan dan pengetahuan mengenai jalur evakuasi menuju tempat yang aman. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) tahun 2026 petakan jalur evakuasi bencana di Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, sebagai upaya membantu masyarakat mengenali rute evakuasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Sebagai wilayah pesisir yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, Desa Matobe memiliki potensi menghadapi berbagai bencana, termasuk tsunami dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut membuat pengetahuan mengenai jalur evakuasi menjadi hal penting bagi masyarakat. Namun, informasi mengenai jalur evakuasi dalam bentuk peta yang mudah dilihat dan dipahami warga masih terbatas.

ADVERTISEMENT

Melalui pemetaan ini, mahasiswa KKN UNP berupaya menghadirkan informasi yang lebih mudah diakses masyarakat. Dengan adanya peta jalur evakuasi, warga dapat mengenali arah yang harus dituju dan lokasi yang dapat digunakan sebagai titik kumpul ketika terjadi keadaan darurat.

“Kami ingin memperkenalkan peta ini agar masyarakat tahu ke mana harus pergi jika terjadi keadaan darurat. Dengan adanya peta ini, masyarakat bisa lebih mengenali jalur evakuasi dan titik kumpul, sehingga ketika terjadi bencana, warga tidak lagi bingung menentukan arah dan dapat segera menuju tempat yang lebih aman,” ujar Egip Setiade, Ketua Kelompok 1 KKN UNP Desa Matobe, dalam keterangannya yang diterima Redaksi, Rabu 21 Agustus 2026.

Penyusunan peta jalur evakuasi diawali dengan mengumpulkan informasi mengenai kondisi wilayah Desa Matobe. Mahasiswa KKN UNP menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu sumber utama, kemudian melengkapinya dengan informasi dari masyarakat mengenai kondisi dan akses jalan yang biasa digunakan warga. Informasi tersebut kemudian diolah menjadi peta jalur evakuasi yang sederhana dan mudah dipahami, lengkap dengan arah jalur dan lokasi titik kumpul.

Setelah peta selesai disusun, mahasiswa KKN UNP mencetaknya dalam bentuk papan informasi dan memasangnya di Kantor Desa Matobe. Lokasi tersebut dipilih agar peta dapat menjadi sumber informasi yang mudah diakses masyarakat, terutama saat warga membutuhkan informasi mengenai jalur dan titik evakuasi.

Pemasangan papan informasi sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan peta kepada masyarakat. Warga diajak mengenali jalur yang tertera pada peta serta lokasi yang dapat dituju ketika terjadi bencana. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui gambaran jalur evakuasi sebelum keadaan darurat terjadi.

Peta jalur evakuasi yang dipasang mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai keberadaan peta tersebut membantu mereka mengenali arah evakuasi dan mengetahui lokasi yang dapat dituju ketika terjadi keadaan darurat. Informasi yang disajikan secara sederhana juga dinilai memudahkan masyarakat untuk memahami jalur yang perlu dilalui.

Tim KKN UNP berharap papan informasi ini dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah desa bersama warga. Perlu juga ada upaya berkelanjutan seperti mengingatkan kembali jalur evakuasi dalam kegiatan desa, agar pengetahuan ini tetap hidup di masyarakat. Melalui langkah sederhana ini, Desa Matobe diharapkan tumbuh menjadi desa yang tangguh dan sigap, di mana setiap warga paham arah evakuasi dan siap membantu satu sama lain saat keadaan darurat.

(*)

#beritaunp #sdgs

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT