Mjnews.id – Laga Final Futsal Porprov (Pekan Olah Raga Provinsi) Sumbar XVI mempertemukan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota ricuh dan terlihat saling adu jotos antar pemain.
Dalam video yang beredar di media sosial, pemain futsal sempat baku hantam hingga bagian bibir pemain terlihat berdarah hingga akhirnya dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Baku hantam antar pemain tersebut dipicu euforia kemenangan dari suporter Kabupaten Limapuluh Kota. Suasana dari Payakumbuh semakin panas hingga terjadi baku hantam antar pemain.
Kejadian baku hantam antar pemain futsal tersebut juga dibenarkan oleh Ketua KONI Kota Payakumbuh, Chairul Mufti ketika dihubungi wartawan usai pertandingan berlangsung.
Dikatakan Chairul Mufti, baku hantam antar pemain terjadi di depan Bupati Limapuluh Kota Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, Wakil Walikota Payakumbuh serta Ketua DPRD Payakumbuh.
“Terjadi di depan kepala daerah, ada bupati wakil bupati, wakil walikota dan ketua DPRD. Untung perkelahian cepat dilerai,” katanya, Senin sore 12 Oktober 2026.
Baku hantam tersebut berlangsung tidak lama, hanya dalam hitungan menit dan cepat dilerai. Kepala daerah pun ikut melerai hingga akhirnya kedua belah pihak berdamai.
“Sudah damai, sudah selesai. Semuanya sudah berpelukan, saling memaafkan,”tutupnya.
(Rel/Yud)












