pemkab muba
Kabupaten SolokSumatera Barat

800 Peserta Ikuti Pelatihan Manasik Haji IGTK di Alahan Panjang

427
×

800 Peserta Ikuti Pelatihan Manasik Haji IGTK di Alahan Panjang

Sebarkan artikel ini
Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda buka pelatihan manasik haji di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti
Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda buka pelatihan manasik haji di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Selasa (7/2/2023). (f/siska)

Arosuka, Mjnews.id – Pelatihan Manasik Haji sekitar 800 peserta dari lembaga Taman Kanak-kanak dan 140 tenaga pendidik dan walimurid dihadiri langsung oleh Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda beserta rombongan yang dilaksanakan di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Selasa (7/2/2023).

Hadir juga Anggota DPR RI Komisi V Atari Gauthi Ardi, Pimpinan DPRD, Asisten I Syahrial, Plt. Asisten II, Camat Lembah Gumanti dan unsur Forkopincam, Direktur PDAM Alahan Panjang, Pimpinan Bank Nagari cabang Ketua IGTK, Himpaudi se Kec. Lembah Gumanti, Tokoh Masyarakat, Adat dan Agama, peserta Manasik Haji dan tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

Husnelia selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Solok dan rombongan, anggota DPR RI komisi V dan Pimpinan DPRD Kab. Solok beserta anggota. Manasik Haji itu merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilakukan oleh IGTK.

Wali Nagari Alahan Panjang, Zulkarnain menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ada sekitar kurang lebih Rp4 miliar dana telah dikucurkan untuk Nagari Alahan Panjang. Salah satu progam yang benar-benar bermanfaat adalah Pamsimas, dimana 5 jorong yang ada telah mendapatkan 1 unit Pamsimas, namun untuk saat sekarang, baru mencapai 140 rumah di setiap jorong.

Ivony Munir dalam sambutannya sangat mendukung kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada SKPD yang telah bekerja keras demi meningkatkan pelayanan dan hasil terbaik kepada masyarakat Kabupaten Solok.

“Selamat atas terlaksananya kegiatan Manasik Haji tersebut, semoga menjadi amal ibadah nantinya,” ujarnya.

Atari meminta kepada Wali Nagari agar mendata berapa jumlah pesantren di Nagari atau Kecamatan karena saat ini ada program dari Pusat untuk pesantren dengan dana Rp 200 juta untuk pembangunan MCK. Untuk itu agar nanti bisa disurvey apakah memenuhi persyaratan untuk mendapat bantuan tersebut.

“Saya berjanji akan terus memperjuangkan Masyarakat Kabupaten Solok dan berusaha menjalin hubungan baik dengan pemerintah. Semoga dengan acara ini generasi muda bisa menjadi insan yang baik dan ber-akhlak,” paparnya.

Selanjutnya Bupati Solok mengucapkan terimakasih kepada orang tua yang telah menjaga dan mendidik anak-anak dengan baik dimana nantinya anak-anak tersebut yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

“Solok sudah bangkit yang di tandai dengan banyaknya penghargaan yang di raih, sperti pelayanan publik yang dulunya mendapat penilaian terburuk dari ombudsman, sekarang menjadi yang terbaik di Sumatera Barat, UMKM yang dulunya buruk, sekarang menjadi yang terbaik,” ungkap Bupati.

Bupati mengatakan sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini, jika masyarakat mau menyerahkan pengurusan Tempat manasik Haji tersebut kepada Pemda, Pemda akan membangun tempat tersebut dengan sangat layak dan baik. Atau bisa dengan dikelola pemerintah Nagari, sehingga Pemda akan memberikan dana khusus.

(sis)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *