AdvKota PadangParlemen

Pimpin Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun 2025, Ketua DPRD Kota Padang Tekankan Peningkatan Soliditas dan Etos Kerja

261
×

Pimpin Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun 2025, Ketua DPRD Kota Padang Tekankan Peningkatan Soliditas dan Etos Kerja

Sebarkan artikel ini
Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun 2025 DPRD Kota Padang

Mjnews.id – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, kembali menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan visioner dengan memimpin Rapat Paripurna penutupan Masa Sidang I Tahun 2025 sekaligus pembukaan Masa Sidang II Tahun 2026, Rabu (31/12/2025).

Agenda strategis ini menjadi penanda penting kesinambungan kerja legislatif dalam mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat Kota Padang.

ADVERTISEMENT

Rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Padang tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan forum konstitusional untuk mengevaluasi kinerja dewan selama satu tahun terakhir.

Muharlion menegaskan bahwa setiap masa sidang harus dimaknai sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara optimal.

Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun 2025 DPRD Kota Padang

Di bawah kepemimpinannya, DPRD Kota Padang terus diarahkan agar bekerja lebih terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penutupan Masa Sidang I Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana agenda-agenda strategis yang telah dibahas benar-benar menjawab kebutuhan publik dan selaras dengan arah pembangunan daerah.

Muharlion dikenal sebagai pimpinan dewan yang mengedepankan musyawarah dan sinergi. Ia menilai hubungan harmonis antara legislatif dan eksekutif merupakan kunci keberhasilan pemerintahan daerah.

Melalui rapat paripurna ini, DPRD mempertegas posisinya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Memasuki Masa Sidang II Tahun 2026, Muharlion mendorong seluruh anggota DPRD untuk meningkatkan soliditas dan etos kerja.

Tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan kerja sama lintas fraksi serta komunikasi yang intensif dengan berbagai pemangku kepentingan agar setiap kebijakan yang dihasilkan bersifat solutif dan berkelanjutan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT