BeritaEkonomiKabupaten AgamSumatera Barat

Produksi Padi Menurun Drastis, Ini Saran Dinas Pertanian Agam kepada Petani

79
×

Produksi Padi Menurun Drastis, Ini Saran Dinas Pertanian Agam kepada Petani

Sebarkan artikel ini
Bupati Agam Panen Padi
Bupati Agam, Andri Warman panen padi, beberapa waktu lalu. (f/amc)

Mjnews.id – Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat produksi padi berkurang drastis dari sebanyak 341.351 ton, dari luas panen 68.230 hektare sepanjang 2023.

“Dari luas panen itu, produktivitasnya 5,07 ton per hektare,” ujar Kabid Pangan Dinas Pertanian Agam, Eriyanto, Kamis 15 Februari 2024.

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Ini berdasarkan beberapa varietas padi seperti sokan, IR 42, kuriak kusuik, kusuik putiah dan lainnya.

Produksi padi alami penurunan diakibatkan hama dan bencana alam.

“Penurunan ini diakibatkan serangan hama seperti tikus dan wereng, belum lagi lahan sawah yang terkena bencana,” terangnya.

Eriyanto menyebutkan, di 2023 lahan sawah petani diserang hama cukup luas, begitu juga dengan dampak bencana, sehingga sangat berpengaruh kepada hasil produksi.

“Serangan hama ini sudah diupayakan untuk mengatasinya. Bagi yang cepat melapor bisa segera ditangani, tapi tidak sedikit juga telat melapor yang menyebabkan serangan hama meluas,” terangnya.

Meski begitu, Eriyanto menyarankan petani untuk menanam varietas padi yang tahan dari serangan hama, khususnya wereng seperti batang piaman, IR 64 dan lainnya.

“Untuk serangan hama tikus, ini lebih kepada kebersihan lingkungan sawah seperti, aliran air, pematang sawah dan sebagainya,” jelasnya.

(*)

Kami Hadir di Google News