BeritaKabupaten AsahanSumatera Utara

Bupati Asahan Sampaikan 10 Program Prioritas di Pra Musrenbang Zona Pantai Timur

4
×

Bupati Asahan Sampaikan 10 Program Prioritas di Pra Musrenbang Zona Pantai Timur

Sebarkan artikel ini
Pra Musrenbang Zona Pantai Timur Sumatera Utara
Pra Musrenbang Zona Pantai Timur Sumatera Utara di Kabupaten Asahan. (f/pemkab)

Sementara Pj. Gubsu pada bimbingan dan arahannya mengatakan, forum Pra Musrenbang ini dilakukan agar setiap daerah yang ada di Pantai Timur yang termasuk dalam forum Pra Musrenbang melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi setiap perencanaan yang dibuat.

Karena hal ini harus kita diskusikan untuk dapat dirumuskan dalam program pembangunan daerah di masing-masing wilayah di Pantai Timur.

ADVERTISEMENT

Hassanudin juga mengatakan, isu strategis lainnya, adalah terbangunnya ruas tol Tebing-Indrapura-Limapuluh dengan harapan ke depan akan terbangun tol Rantau Prapat menyambung ke tol Riau.

Selain itu juga dengan terbangunnya ruas tol Medan-Binjai-Stabat, yang terbangun sampai ke Langsa dan Aceh. maka wilayah Pantai Timur akan terhubung dan menjadi pintu masuk arus barang dan orang dari dua provinsi Riau dan Aceh.

“Kita harus dapat memanfaatkan keuntungan lokasi ini dengan keberadaan infrastruktur jalan, keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung dan Belawan. Kita juga berharap dapat menarik arus pergerakan barang dari Aceh dan Riau ke Sumatera Utara sekaligus menjadi peluang menawarkan untuk berinvestasi di Sumatera Utara sehingga akan terbangun pusat-pusat aglomerasi,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Hassanudin, iklim investasi harus tercipta kondusif dengan upaya memberikan upah buruh yang kompetitif, ongkos angkut yang murah, dan harga dan sewa tanah yang murah bila dibandingkan provinsi lain.

Menurutnya hal-hal seperti ini mampu menaikkan daya saing Provinsi Sumut dibandingkan provinsi lain.

Untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut, penyusunan RKPD 2025 difokuskan pada empat isu utama yakni pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi inklusif serta pemerataan pembangunan, pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas, peningkatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan inovatif.

(isn)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT