BeritaKesehatanKota Padang

Fokus Tangani Kanker, RS Unand Punya Radioterapi LINAC dan Layanan Ontologi Terpadu

1479
×

Fokus Tangani Kanker, RS Unand Punya Radioterapi LINAC dan Layanan Ontologi Terpadu

Sebarkan artikel ini
Rumah Sakit Universitas Andalas
Rumah Sakit Universitas Andalas. (f/ist)

Layanan Onkologi Terpadu

Di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 pada Rabu 21 Februari 2024 lalu, RS Unand menerapkan layanan onkologi terpadu untuk membantu menangani pasien kanker.

ADVERTISEMENT

Dr Yefri mengatakan bahwa sejak lahir, RS Unand memang mengusung layanan onkologi terpadu dan punya tim dokter multidisiplin.

Ia menjelaskan, pelibatan tim dokter multidisiplin tersebut didasari penanganan kanker yang harus melibatkan berbagai disiplin ilmu. Atas dasar itu, RS Unand juga mengadakan pertemuan multidisiplin untuk membahas penanganan kanker secara komprehensif.

“Tujuannya agar pasien tidak perlu menunggu atau melakukan konsultasi dalam waktu yang lama,” katanya, seperti dikutip Antara.

dr Yevri mengatakan, RS Unand memiliki lebih dari 80 dokter penanggung jawab yang siap membantu penanganan pasien kanker dalam skema layanan onkologi terpadu.

Layanan onkologi terpadu tersebut juga didukung oleh unit-unit terkait, misalnya unit kemoterapi yang tersedia bagi dewasa maupun bagi pasien anak-anak.

Sementara Direktur Pelayanan Medik dan Perawatan RS Unand, Dr dr Arina Widya Murni menegaskan, kanker menjadi salah satu penyakit yang membutuhkan perhatian khusus. Apalagi, terdapat 18 juta kasus kanker di Indonesia, dan setengahnya berakhir dengan kematian.

“Hal itu bisa terjadi karena adanya ketidaksinambungan dari langkah pencegahan, penanganan, pengobatan, pembuatan kebijakan,” katanya.

Selain menyampaikan pentingnya pencegahan dan penanganan kanker, ia mengatakan edukasi tentang dukungan kepada keluarga atau kerabat penyintas kanker juga harus dilakukan secara berkelanjutan.

Tidak hanya itu, makanan yang bergizi termasuk cara makan juga akan membantu mencegah atau mengurangi risiko kanker. Termasuk bagi para pasien yang telah didiagnosa penyakit tersebut.

(eds)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT